Kabar

Shalat Tasbih & Munajat Berjamaah Warnai Malam Tahun di Bojonggede

Padasuka.id – Bogor. Kalender Masehi adalah sistem perhitungan tanggal, bulan, dan tahun yang menjadi salah satu rujukan untuk menentukan masa (waktu). Terlepas dari berbagai kontroversinya, penanggalan yang menggunakan sistem perputaran matahari (syamsiyah) ini sangat membantu penduduk dunia di dalam menghitung dan menentukan waktu. Tidak terkecuali di Indonesia. Oleh karena itu, ketika memasuki akhir tahun, masyarakat serentak merayakannya dengan berbagai acara. Sayangnya, acara yang ramai digelar adalah yang bersifat hura-hura. Padahal, semestinya diisi dengan hal-hal positif demi leburnya hal-hal negatif yang telah dilalui satu tahun sebelumnya, untuk kemudian menyongsong tahun baru yang akan dimasuki dengan hal-hal yang positif pula. Nah, untuk yang disebut terakhir ini di antaranya dilakukan oleh jamaah Majelis Munajat Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (PADASUKA) Bojonggede, Bogor, Jawa Barat.

Kepada Padasuka.id, Koordinator Majelis Munajat Bojonggede, Ust. Didin Syaifuddin, menyampaikan, dalam menyambut tahun baru 2019 ini, ia menggelar pembacaan Kitab Munajat berjamaah. Acara yang dilaksanakan di
Mushalla Nurul Hidayah, Blok B-9, RT 12, Perum Bukit Waringin, Bojonggede ini, diawali dengan melaksanakan Shalat Tasbih berjama’ah. Acara dilaksanakan pada Senin malam (31/12/2018) dimulai beberapa saat setelah shalat Isya’ sampai dengan selesai.

Ust. Didin Syaifuddin (kiri) bersama jamaah majelisnya.

Menurut Ustadz Didin Tawes, sapaan akrabnya, pelaksanaan kedua amaliah tersebut di akhir tahun, demi berharap kebaikan dan keberkahan bagi diri, keluarga, bangsa, dan negara. Kecuali itu, tambahnya, juga sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT, bahwa selama waktu satu tahun yang dilalui, senantiasa diberikan nikmat oleh-Nya. Maka itu, untuk memasuki tahun berikutnya, diharapkan pula akan senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan dari-Nya. Kenapa Shalat Tasbih dan Munajat? Jawabnya, karena Shalat Tasbih memiliki banyak sekali keutamaan. Sedangkan pembacaan Kitab Munajat, menurutnya, karena semua isinya merupakan doa terbaik di seluruh dunia. Sebagai doa para Nabi yang diabadikan oleh Allah SWT di dalam Al-Qur’an yang sekaligus juga menjadi Kalamu-Nya, tentu tidak ada satu doa pun yang menyamai.

Suasana pembacaan Kitab Munajat bersama para jemaah

Suasana pembacaan Kitab Munajat bersama para jemaah

Bersama dengan ini pula, Ketua Umum PADASUKA, KHR Syarif Rahmat RA, SQ, MA, juga menyerukan kepada seluruh jamaahnya agar di malam tahun baru ini membaca Kitab Munajat untuk keselamatan semua.

“Dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Syamsiyah 2019, bersama ini kami serukan kepada segenap keluarga besar PADASUKA di mana pun berada agar membaca Kitab MUNAJAT untuk keselamatan Tanah Air dan Rakyat Indonesia. Semoga Allah mendengar pinta kita serta meridhai segala usaha kita. Teriring Salam untuk semua keluarga. Hasbunallah,” tulis Kiai Syarif melalui pesan WhatsApp, Senin malam (31/12/2018) pukul 19:12 WIB. (AF)

 

Editor : Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padasuka adalah singkatan dari Padepokan Dakwan Sunan Kalijaga

Organisasi ini bertujuan untuk memberikan dakwah yang menyinergikan antara sumber Al-Qur'an dan Hadits dengan pendekatan tradisional.

Copyright © 2017 Padasuka. All right reserved. Developed by Gizmologi

To Top