Kolom

SANTRI KANJENG SUNAN BICARA WANITA DALAM AL QUR AN

Padasuka.id.  Wanita atau perempuan adalah makhluk ciptaan Allah untuk menemani lelaki dalam mengarungi kehidupan agar dunia aman dan tentram, sebab perempuan (istri) mampu meredam dan menurunkan frekuensi kemarahan lelaki (suami) bahkan mampu menjadi pendamping meraih ridho Allah SWT, itu kalau wanita (istri) beriman. tapi sebaliknya, dunia bisa kacau dan hancur akibat ulah mereka disebabkan mereka tidak berima kepada Allah. Santri Kanjeng Sunan mencoba melihat kisah wanita dalam Al Qur’an yang patut dijadikan contoh dan wanita yang tidak patut di jadikan teladan, simaklah sebagai berikut:

Pertama, Wanita pada zamannya yang mempunyai kepribadian kuat diatas rata. Beliau adalah Siti Asiyah, istri Fir’aun laknatullah. Walaupun berada dalam cengkraman Fir’aun,
Ia tetap teguh menjaga akidah dan harga dirinya sebagai Muslimah.

Allah mengabadikan Munajatnya dalam Al Qur’an:

رب ابن لى عندك بيتا فى الجنة ونجنى من فرعون وعمله ونجنى من القوم الظالمين

artinya: Ya Tuhanku bangunkanlah untukku sebuah rumah disisi-Mu dalam syurga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkan aku dari kaum yang zalim” (QS. At-Tahrim:11)

Wahai para istri, contohlah wanita mulia diatas, walau beliau berada dalam sebuah kerajaan Fir’aun yang penuh angkara murka, beliau wanita yang tetap teguh dalam pendiriannya dan selalu bermunajat pada Allah. Sekarang kalian para istri hidup bersama suami yang baik maka selayaknya tetap dalam kebaikan dan dalam keimanan serta selalu bermunajat.

Kedua, Wanita yang berusaha menjaga kesucian dirinya. Wanita tersebut adalah wanita yang bernama Siti Maryam. Siti Maryam manusia suci, Ibu dari seorang Nabi yang bernama Nabi Isa AS. Saking Sucinya Wanita ini sampai sampai seorang Nabi Zakaria AS berdoa dan bermunajat pada Allah ditempat Siti Maryam beribadah kepada Tuhan Nya.

Dalam Al Qur an dikisahkah bahwa Maryam adalah
seorang wanita suci yang tidak pernah disentuh seorang lelaki mana pun.
Karena keutamaan inilah Allah berkenan mengabadikan namanya menjadi nama salah satu surat dalam Al Qur’an dan menjadikannya ibu dari seorang Nabi yang agung yaitu Isa AS.

Wahai para wanita, jangan biarkan dirimu di jama’ dan disentuh oleh lelaki manapun yang bukan mahrom mu, Ijinkanlah dirimu wahai para wanita untuk dipandang, disentuh dan di gauli suami tercintamu, maka bernikmat nikmatlah bersama suamimu.

Ketiga, Wanita yang suka menghasut, menyebar fitnah, penggemar gosip dan jelek hatinya. Ia adalah Ummu Jamil binti Harb, istrinya Abu Lahab.
Al Qur an menjuluki wanita ini sebagai pembawa kayu bakar atau wanita penyebar fitnah dan permusuhan. Allah berfirman yang artinya Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa dan demikian pula istrinya, pembawa kayu bakar yang di lehernya ada tali dari sabut”. (QS. Al-Lahab:1-5)
Wahai para wanita janganlah menjadi wanita yang suka menyebarkan berita hoax walau dalam sosial media, jangan menjadi waniga yang suka gosip, jangan menjadi wanita yang suka menghasut dan mempunya hati yang buruk, kalau kalian melakukan itu maka kalian seperti istri Abu Lahab yang mendapatkan laknat dari Allah. Naudzubillah

Keempat, Wanita Penggoda. karakter wanita seperti ini diperankan oleh Siti Zulaikha, walau pada akhir hayatnya dia bertaubat dan menjadi wanita sholehah. Zulaikha pernah menggoda Nabi Yusuf dan mengajaknya untuk berzinah, walau tidak berhasil karna Nabi Yusuf dipelihara Allah, siti Zulaiha pun menfitnah Nabi Yusuf AS. Dijelaskan dalam Al Qur’an Surat Yusuf 23:

وراودته التى هو فى بيتها عن نفسه وغلقة الابواب وقالت هيت لك

Artinya: Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal dirumahnya, menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu serta berkata, “Marilah kesini”.

Wahai para wanita, janganlah jadi wanita penggoda, yang sering menggoda dan merayu lelaki lain, jadilah wanita pemalu. Goda dan Rayulah suamimu saja, pakailah pakaian yang menggoda suamimu dalam kamar dan jangan dipake diluar rumah, sebab bisa menggoda orang lain.

Hasbunallah
Santri Kanjeng Sunan

 

Editor : Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padasuka adalah singkatan dari Padepokan Dakwan Sunan Kalijaga

Organisasi ini bertujuan untuk memberikan dakwah yang menyinergikan antara sumber Al-Qur'an dan Hadits dengan pendekatan tradisional.

Copyright © 2017 Padasuka. All right reserved. Developed by Gizmologi

To Top