Kabar

Ustadz Yusuf Mansur Akan Meriahkan Nusantara Bermunajat Istiqlal

Padasuka.id, Tangsel.- Ustadz muda ternama, Yusuf Mansur akan memeriahkan Nusantara Bermunajat yang akan digelar di Istiqlal, Minggu, 20 Januari 2019. Acara yang digelar sejak jam 8.00 – 15.30 wib ini bertujuan untuk mendoakan bangsa Indonesia agar tetap bersatu padu dan menjaga kedamaian.

Kiri -kanan: KHR.Syarif Rahmat, Ustadz Yusuf Mansur, Yusuf Mars (Pemred Padasuka.id)

Menurut ketua Organizing Committee, ustadz Awang Bachtiar,  acara tersebut  akan diawali dengan haflah Qur’an yang dibawakan Qori Internasional, QH Abdulah Sengkang dan QH. Sidik Maulana. Kemudian, lanjutnya akan  dilanjutkan pembacaan doa-doa dari kitab munajat yang disusun KHR.Syarif Rahmat RA, SQ.

Setelah pembacaan munajat, beberapa tokoh akan mengisi acara dengan ceramah keagamaan, di antaranya KHR.Syatif Rahmat, ustadz Yusuf Mansur, KH.Abdullah Hay Naim, KH. Munzir Taman, dll.

Di sela-sela kunjungannya ke rumah KHR. Syarif Rahmat, ustadz ustadz Yusuf Mansur  mengatakan ia  merasa senang dengan digelarnya Nusantara Bermunajat untuk mendoakan negeri ini agar lebih damai.

“Saya berharap acara Nusantara Bermunajat ini benar-benar dijadikan ajang berdoa untuk kebaikan bersama demi kedamaian  negeri ini,” ungkap ustadz muda berbakat ini disela-sela kunjungannya ke rumah KHR.Syarif Rahmat.

Ustadz Yusuf Mansur juga berharap memasuki  tahun politik,  umat Islam khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya  agar tetap  menjaga ukhuwah islamiIsla, saling hormat menghormati antar sesama.

Terkesan Barang Jadul

Dalam kunjungan santainya ke rumah KHR.Syarif Rahmat , ustadz Yusuf Mansur juga terkesan dengan koleksi barang-barang jadul, seperti kaset dan piringan hitam.

Kiai Syarif memang terkenal dengan hobi mengoleksi barang-barang jadul, terutama yang berkenaan dengan perangkat musik.

“Subhanallah, koleksi kaset dan piringan hitam jadulnya luar biasa banyak. Antik semua dah,” seloroh ustadz Yusuf Mansur sambil iseng merekam koleksi kaset dan piringan hitam kiai Syarif.

Petemuan dua ulama beda generasi ini berlangsung sekitar 2.5 jam. Dalam kurun waktu 2.5 jam tersebut banyak membicarakan seputar keislaman dan keumatan.

“Intinya saya berkunjung  ke kiai Syarif ingin menjalin silaturahmi antara yang muda dengan orang yang lebih tua.Kiai Syarif ini salah satu kiai yang konsisten dengan kenusantaraan-nya. Mudah -mudahan beliau bisa melakukan kunjungan balasan ke rumah saya. Jika beliau datang nanti akan saya jamu dengan  menu sambal kurma,” seloroh ustadz muda nan necis ini

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padasuka adalah singkatan dari Padepokan Dakwan Sunan Kalijaga

Organisasi ini bertujuan untuk memberikan dakwah yang menyinergikan antara sumber Al-Qur'an dan Hadits dengan pendekatan tradisional.

Copyright © 2017 Padasuka. All right reserved. Developed by Gizmologi

To Top