Kolom

Hadirkan Ma’ruf

Oleh Abdul Hakim Abu Bakar

Tujuan Allah menciptakan manusia di muka bumi ini adalah untuk selalu berbuat baik dimanapun dan kapanpun. Kebaikannya bisa yang berkaitan langsung dengan sang Kholik atau kebaikan yang berkaitan dengan sesama manusia dan alam sekitar.

Apabila terdapat sebuah kebiasaan atau budaya, maka semaksimal mungkin untuk menghadirkan kebaikan. SayaS jadi teringat akan pesan sang Guru, “pastikan setiap kegiatanmu mengandung kebaikan dan terhindar dari kemungkaran”. Pesan sang guru ini semakna dengan Hadis yang disampaikan oleh Rasulullah SAW:

ائت المعروف واجتنب المنكر
Artinya: Hadirkanlah kebaikan dan jauhkanlah kemunkaran. ( HR Jama’ah)

Dari hadis yang singkat di atas nampak dengan jelas akan anjuran Rasulullah untuk selalu menghadirkan dan menjalankan kebaikan dan menghindarkan kemungkaran dalam sendi kehidupan. Walau kegiatan yang berbentuk budaya, maka sungguh indah dan berkah kalau dibungkus dengan nilai – nilai kema’rufan. Akhir akhir ini di tengah masyarakat terlihat kegiatan budaya tetapi hadir juga kebaikan di dalamnya.

Bisa kita saksikan kegiatan arisan dalam lingkungan RT, RW, komunitas sekolah, kantor dan keluarga besar. Judulnya arisan tetapi dalam arisannya terdapat baca surat Yasin, tahlil dan mendoakan kebaikan buat yang lain bahkan ada juga yang melakukan hataman Al Qur an. Tidaksedikit juga di dalamnya terdapat kajian keagamaan.

Bisa juga kita lihat kegiatan reunian sekolah, reunian kampus dan reunian kantor. Dalam acara – acara tersebut terdapat pengajian walau cuman baca surat yasin, lagi lagi yang di hadirkan adalah kebaikan. Hebatnya lagi di Nusantara ini banyak sekali yang Ma’ruf itu di hadirkan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW terdapat Tablig akbarnya. Peringatan  Isro Mi’roj terdapat tablig akbar, Muharaman ada tablig akbar . Halal bihalal ada tablig akbar bahkan acara sunatan dan nikahan ada tablig akbarnya. Semua itu dalam rangka menghadirkan nilai – nilai yang Ma’ruf dan menghindari kemunkaran.

Pada saat ada yang meninggal dunia dari pada ngobrol ngalor ngidul, lebih baik baca Al Qur an. Datang ta’ziah menghibur keluarga, juga lebih baik baca Al Qur an dan tahlil serta mendoakan almarhum dan al marhumah.

Subhanallah, sungguh indah pemahaman keislaman yang diserap oleh para ulama di nusantara ini dari ayat dan hadis – hadis Nabi.

Maka, jika ingin hidup bahagia, berkah keluarga, berkah lingkungan dan berkah Indonesia, maka hadirkan Ma’ruf.

Hasbunallah
Santri Kanjeng Sunan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padasuka adalah singkatan dari Padepokan Dakwan Sunan Kalijaga

Organisasi ini bertujuan untuk memberikan dakwah yang menyinergikan antara sumber Al-Qur'an dan Hadits dengan pendekatan tradisional.

Copyright © 2017 Padasuka. All right reserved. Developed by Gizmologi

To Top