Kabar

Ngaji Laku Sebelum Pengajian Akbar; Sisi Lain dalam Perjalanan Dakwah

Padasuka.id – Jawa Barat. Sabtu malam (9/3/2019) dalam perjalanan menuju lokasi tabligh akbar di daerah Cibitung, Jawa Barat, rombongan kendaraan KHR Syarif Rahmat RA, SQ, MA (Kanjeng Sunan) sempat terhenti, dalam waktu yang tidak sebentar. Hal ini terjadi ketika iring-iringan yang terdiri dari mobil Kanjeng Sunan, Pak Ali Chatab, dan H Machali, sampai di ruas Jalan Raya Setu, Bekasi. Ketiga mobil ini berhenti karena di depan terdapat mobil lain mengalami tergelincir ban. Dalam kondisi jalanan yang licin sehabis hujan, mungkin saat salipan, mobil tersebut terlalu minggir ke kiri, sehingga kedua ban (depan dan belakang) bagian kiri, terjatuh ke tanah di sisi bawah jalanan beton. Akibatnya, ban sebelah kiri bagian belakang tergantung karena rangka bawah mobil (bagian belakang) tersangkut di jalan beton. Otomatis mobil tidak bisa berjalan, karena bannya tidak mendapat pijakan.

Mendapati mobil yang sedang mengalami musibah ini, sebenarnya rombongan mobil Kanjeng Sunan masih bisa mengambil ruas jalan bagian kanan untuk melanjutkan perjalanan. Namun, hal itu tidak dilakukan walau waktu sudah agak malam dan lokasi pengajian masih cukup jauh. Kanjeng Sunan memilih berhenti dan membantu mobil tersebut.

Akhirnya, dengan cekatan, sopir Kanjeng Sunan, Om Anton, dan sopir Pak Ali Chatab, Kang Asep, serta Pak Eddy Paryanto, yang memang ahli dalam pengendalian kendaraan, membantu menyelamatkan mobil tersebut.

Beberapa waktu berlalu, setelah bagian belakang mobil didongkrak naik, lalu dikasih pijakan batu di bawah ban, kemudian didorong bersama-sama sambil menyalakan mesin. Namun ternyata tidak berhasil karena rangkanya masih nyangkut. Lalu, dicoba lagi dan dicoba lagi dengan menaikkan dongkrak dan menambah pijakan batu di bawah ban. Selanjutnya, setelah mobil itu didongkrak sampai batas paling tinggi, sambil diangkat secara manual serta didorong bersama-sama, dan sopir mobilnya menyalakan mesin serta mengendalikan dari dalam, akhirnya mobil itu bisa berjalan keluar dari posisi semula. Alhamdulillah.

Di saat upaya menyelamatkan mobil tersebut, kondisi jala raya sempat krodit, karena banyak yang tidak sabar ingin segera melaju. Akhirnya terjadi stagnan. Melihat kondisi jalan yang semakin krodit, di antara rombongan ini ada yang segera mengurai lajur kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang lebih parah.

Yang menarik di sini, semua yang ikut dalam rombongan, termasuk Kanjeng Sunan sendiri, bersama-sama terlibat mengangkat dan mendorong. Karuan saja, dalam kondisi jalan yang basah dan sebagiannya berlumpur, berlumuran tanah becek menjadi resiko yang tidak terhindarkan. Namun, hal ini tidak menjadi halangan untuk membantu orang lain yang sedang terkena musibah. Apa lagi, ternyata dalam mobil itu hanya terdiri dari dua orang pria, sementara penumpang lainnya adalah wanita. Bisa jadi, jika rombongan Kanjeng Sunan tidak membantunya, mereka akan kesulitan untuk melanjutkan perjalanan.

Demikian bagian dari “ngaji laku” di saat menempuh perjalanan menuju acara pengajian akbar di Perumahan Gramapuri Persada, Cibitung, Jawa Barat. Semoga menjadi inspirasi. (SM)

Upaya terus dilakukan…

Kondisi jalan sempat krodit

 

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padasuka adalah singkatan dari Padepokan Dakwan Sunan Kalijaga

Organisasi ini bertujuan untuk memberikan dakwah yang menyinergikan antara sumber Al-Qur'an dan Hadits dengan pendekatan tradisional.

Copyright © 2017 Padasuka. All right reserved. Developed by Gizmologi

To Top