Kabar

Berhias Munajat; Terpapar Barokah dalam Buka Puasa Bersama

Padasuka.id – DKI Jakarta. Acara buka bersama di bulan suci Ramadhan adalah satu hal yang menjadi tradisi dari tahun ke tahun. Karena, di bulan suci yang di dalamnya penuh barokah itu kaum muslimin pada umumnya akan berusaha untuk dapat meraihnya. Berkenaan dengan barokah, bahkan menjadi “menu” utama dalam acara buka puasa bersama di Majelis Miftahur Riyadh, Jl Klingkit, Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu sore,(12/5/2019).

Acara buka bersama yang dihadiri oleh sejumlah jamaah majelis dan para tetangga itu diisi dengan pembacaan Kitab Munajat Kumpulan Wirid dan Doa-doa Al-Qur’an, susunan KHR Syarif Rahmat RA, SQ, MA. Memang, di majelis yang dipimpin oleh Ustadz Erwin Amrullah ini, Kitab Munajat menjadi bacaan khusus yang diistikomahkan, baik secara berjamaah atau perorangan. Sambil menunggu beduk Maghrib ditabuh, hati merekapun berlabuh pada Kemahabesaran Tuhan dalam lantunan bait-bait suci Al-Qur’an.

Pembacaan Kitab Munajat usai, pimpinan majelis menyampaikan kajian seputar munajat dan barokah.

Bermohon kebaikan kepada Allah SWT, atau bermunajat adalah hal yang sangat dianjurkan serta menjadi kebutuhan manusia. Lantas seperti apa munajat yang baik?” Demikian papar Ustadz Erwin seraya bertanya, kemudian membaca firman Allah SWT dalam Surat Al-An’am:

وهذاكتاب أنزلناه مبارك فتبعوه والتقوى لعلكم ترحمون

Dan kitab suci Al-Qur’an adalah kitab yang Kami turunkan yang penuh barokah, maka ikutilah Al-Qur’an dan bertakwalah agar kalian diberi kasih sayang oleh Allah.

Menjabarkan ayat di atas, Ustadz Erwin menyampaikan, “Di dalam ayat ini seolah-olah Allah SWT mengatakan, bahwa kalau ingin mendapatkan barokah atau keberkahan serta kasih sayang Allah, maka solusi yang tepat adalah Al-Qur’an.

Lanjutnya lagi, “Yang lebih menarik lagi, dalam ayat ini terdapat kalimat mubarok (مبارك ) atau barokah. Lantas, apa yang dimaksud dengan barokah? Syaikh Nawawi Al-Bantani dalam kitabnya, Tafsir Munir, menjelaskan:

كثر خير ه دائم منفعته يبشر بالمغفرة يزجر عن المعصية

Yaitu: ‘Kebaikan yang banyak yang terus menerus (barokah dari Al-Qur’an) kemudian akan mendatangkan kebahagiaan dan mendapatkan ampunan dosa, serta dengan barokah Al-Qur’an bisa mencegah dari kemaksiatan.’ Nah, inilah barokah menurut Syaikh Nawawi dalam kitab tafsirnya.

Suasana pembacaan Munajat dijalan Gang depan Majelis Munajat dan Rumah Warga, Ust. Erwin (Kiri).

Begitu pentingnya barokah Al-Qur’an, ustadz muda penggiat Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (PADASUKA) wilayah Jakarta bagian barat ini menghimbau kepada para jamaahnya agar senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai sandaran serta solusi.

Maka dari itu, kalau kita ingin mendapatkan keberkahan dan kebaikan yang banyak, dikeluarkan dari segala kesempitan hidup serta mendapat ampunan dosa, solusi yang tepat adalah Al-Qur’an. Kenapa harus Al-Qur’an? Karena di dalam Al-Qur’an Allah SWT mengajarkan doa-doa kepada para Nabi, kepada para Rasul dan orang-orang sholeh untuk menyelesaikan masalah dengan keselamatan. Karena di dalam Al-Qur’an ada sejarah para Nabi dan orang-orang sholeh yang bisa diambil pelajarannya dalam kehidupan ini. Kemudian, karena sebaik-baik permintaan kepada Allah SWT adalah doa yang diajarkan atau diturunkan oleh Allah SWT kepada nabi-Nya. Dan, doa-doa itu sudah terkumpul dalam Kitab Munajat,” tandasnya memberikan penjelasan sambil memperlihatkan kitab yang dimaksud.

Maka dari itu, kami mengajak kepada kaum muslimin dan muslimat untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, terlebih-lebih di bulan yang penuh barokah ini. Kepada para jamaah, jangan lupa istikomahkan selalu membaca Kitab Munajat. Kita doakan pula, Abi Kiai Syarif Rahmat, sebagai penyusun Kitab Munajat, agar beliau selalu berada dalam lindungan serta rahmat Allah SWT,” pungkas Ustadz Erwin yang diamini secara serempak oleh para jamaah.

Secara terpisah, disampaikan pula, bahwa acara buka bersama ini sekaligus dalam rangka syukuran jamaah Ustadz Erwin, yakni Mas Agus Setiawan, yang alhamdulillah baru saja dikaruniai rizki dapat membeli mobil baru. Maka itu dalam acara ini dilengkapi pula dengan potong tumpeng sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT.

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top