Kabar

Musibah Baju Lebaran; Peringatan Bagi yang Suka Berbusana Over Kain

Padasuka.id,- Seiring perkembangan jaman, model busana semakin beragam, terutama bagi kaum wanita. Model busana longgar yang memanjang dari atas ke bawah, atau dalam istilah lama disebut “Baju Kurung,” kini menjadi model yang banyak diminati oleh kaum wanita muslimah. Mungkin, karena mengikuti perkembangan mode, baju kurung yang kini lebih dikenal dengan sebutan “Gamis,” itu lebih bervariasi. Bukan hanya memanjang untuk menutupi aurat dan longgar agar tidak memperlihatkan lekuk tubuh, tetapi lebih dari itu. Ya, lebih banyak menghabiskan kain. Pada beberapa bagian ada yang terkesan menyerupai sayap ala baju Batman. Malahan, ada juga yang menyerupai “Kimono,” busana tradisional Jepang, serta ada pula yang mirip “Hanfu,” busana tradisional suku Han, Tiongkok. Tetapi bagaimanapun itulah mode yang kini sedang trendi. Agaknya, tidak terlalu penting itu busana berembrio negara mana, dengan label “syar’i” yang disematkan, cukup ampuh membidik pasar mode tanah air. Walau terlihat menyerupai busana panggung, tetapi dipakai ke majelis pengajian atau sekedar beranjangsana.

Seorang pembonceng dengan busana menjuntai yang abai akan keselamatan (ilustrasi/ist.)

Pada musim lebaran ini, ragam busana seperti diungkap di atas juga mewarnai hari anjangsana antar sahabat dan kerabat. Berkenaan dengan baju serupa itu, di antaranya ada yang sampai berujung musibah. Berikut ini akan diurai dua peristiwa naas akibat bagian busana kaum wanita yang menjuntai terlilit rantai sepeda motor yang dinaikinya.

Pertama, dalam sebuah video unduhan yang beredar melalui WhatsApp, terekam seorang wanita tergeletak lemas di samping bawah sepeda motor sedang dikerubuti oleh beberapa orang. Tampak pada bagian belakang bajunya terlilit rantai dan sangat parah. Dilihat dari posisi si wanita sepertinya ia baru saja terjungkal dan jatuh. Sementara, seorang lelaki mengenakan helm tengah berusaha melepas lilitan baju wanita itu pada rantai menggunakan arit namun tampak susah, mungkin karena tumpul. Kemudian datang seorang ibu menyarankan agar pakaian yang terlilit itu dipotong pakai pisau.

Ini pisau.. pisau.. Astaghfirullahal ‘azhim.. Dipotong saja… Jangan sayang-sayang roknya.. Ya Allah… Roknya kayak gitu sih…” Teriak si ibu mengomentari sambil menyerahkan pisau –yang dalam dialog aslinya menggunakan bahasa Jawa.

Wanita korban baju terlilit rantai yang videonya viral

Setelah pisau diterima, lelaki yang memakai helm itu lalu memotong busana yang terlilit dengan cukup mudah. Tidak ada penjelasan peristiwa itu terjadi di mana. Hanya saja, video tersebut ramai beredar di pesan berantai aplikasi WhatsApp.

Peristiwa kedua, musibah serupa terjadi di Jl Raya Dampyak, No. 98, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada hari lebaran pertama, Rabu 5 Juni 2019. Di mana, sorang ibu yang melintas di jalur Pantura ini terjatuh akibat gamis yang dikenakan terlilit pada rantai sepeda motor yang dinaikinya. Untung saja, seorang warga setempat, Karsih (55 th) melihat peristiwa itu dan langsung mengambil parang untuk menyelamatkan si ibu dengan memotong pakaian yang terlilit pada rantai.

Peristiwa tersebut pertama kali tersebar di akun Facebook, Ifah Lathifah, sekitar pukul 09.45 WIB. Dalam unggahanya, Ifah menyebut, kejadian itu berlangsung di Texin.

Kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Pantura, sebelum Jembatan Ketiwon,” terang Ifah, seperti dilansir dari tribunjateng.com, Kamis (6/6/2019).

Diungkapkan pula, peristiwa naas itu berlangsung di depan Toko Bangunan Haji Samiun milik Karsih. Yang pada saat kejadian, ia sedang menerima tamu lebaran.

Demikian peristiwa naas yang terjadi di suasana lebaran akibat busana yang terlilit rantai sepeda motor. Semoga peristiwa ini dapat dijadikan pelajaran, khususnya dalam memilih busana saat mengendarai sepeda motor. Soal mode adalah soal selera, tetapi keselamatan berkendara adalah faktor utama. (AF)

Editor M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top