Kolom

Uniknya Sapi; Dipertuhankan Sampai Diqurbankan

Oleh Abdul Hakim Abu Bakar

Pada zaman Bani Isroil mereka menuhankan anak Sapi. Nabi Musa AS di undang Allah untuk datang ke bukit Tursina dalam rangka menerima wahyu Allah. Nabi Musa AS menitipkan ummatnya kepada saudaranya yang bernama Harun AS.

Samiri namanya, dia membuat patung anak sapi, dan patung anak sapi bisa berbicara. Samiri mempengaruhi ummat Nabi Musa AS untuk menuhankan patung anak sapi, benarlah adanya mereka kaum Bani Isroil dapat di perdaya oleh Samiri untuk menuhankan anak sapi.

Pada sisi lain, kaum Bani Isroil ingin mengungkapkan siapa dalang pembunuhan yang terjadi di tengah mereka. Mereka mendatangi Nabi Musa AS untuk memohon petunjuk dan bimbingan supaya terkuak dan jelas masalahnya. Lewat Lisan Nabi Musa AS menyampaikan satu amanat agar memotong seekor sapi. Dari sapi yang disembelih tersebut diambil bagian lidahnya lalu di pukulkan kepada mayat, mayat itupun dapat menyebut siapa yang membunuhnya.

Idul Qurban tak lama lagi, JABODETABEK di banjiri sapi daerah bahkan sapi impor. Ada Sapi Jawa, Sapi Kupang, Sapi Bali dan Sapi Bima NTB bahkan sapi impor. Semua itu akan di sembeli pada hari raya Idul Adha.

Lewat bisnis sapi ini berapa banyak orang yang terangkat ekonominya, dari bagian nyabit rumput, pemilik dari daerah, pengusaha di kota bahkan para calo pedagang sapipun ikut menikmati dari Sapi tersebut. Satu kata untukmu wahai sapi, “Dari di Pertuhankan Sampai di Qurbankan.

Hasbunallah
Santri Kanjeng Sunan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padasuka adalah singkatan dari Padepokan Dakwan Sunan Kalijaga

Organisasi ini bertujuan untuk memberikan dakwah yang menyinergikan antara sumber Al-Qur'an dan Hadits dengan pendekatan tradisional.

Copyright © 2017 Padasuka. All right reserved. Developed by Gizmologi

To Top