Kolom

Perjalanan Munajat di Ngawi: Nikmat Bermunajat; Menebar Berkah

Oleh: Ust. Mohammad Wiyanto

Sekitar dua tahun lalu, saya Mohammad Wiyanto berkenalan dengan seseorang yang begitu “enerjik” dalam dakwah, Muhammad Mustakim nama lengkapnya, saya memanggilnya dengan Mas Takim. Beliau bertempat tinggal di Tanjungsari, Desa Jogorogo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sejak pertama saya hadir bersilaturrohim di rumah beliau, suasana kekeluargaan telah terpancar, senyum ramah beliau dan keluarga menjadikan silaturrohim begitu nyaman dan menyenangkan. Sejak pertama bertemu hari itu, saya sudah mengenalkan Amaliyah Munajat yang saya terima dari Guru Mulia, Abi KHR Syarif Rahmat. Dalam keterbatasan ilmu, saya berusaha sedetail mungkin memberikan penjelasan tentang Munajat, dari tata cara pembacaan, keutamaan Munajat, hingga testimoni dari saudara-saudara yang telah menemukan kenikmatan bermunajat. Hari itu saya juga haturkan Kitab Munajat kepada beliau.

Muhammad Mustakim (kiri)

Beberapa saat setelah pertemuan pertama, Mas Takim hadir tempat saya, Pesantren DAARUL MUTHOLA’AH Kaliyoso, bersama beberapa teman. Ketika itu beliau menjelaskan setelah beberapa saat membaca Munajat merasakan ketenangan dalam hati, dan selanjutnya beliau menyatakan akan ikut secara istiqomah mengamalkan Munajat dan juga bersama sama teman yang menjadi penggerak / relawan yang secara aktif menyiarkan Munajat.

Kabar baiknya, ketika itu Majelis Munajat yang pertama telah terbentuk di Dusun Mencon, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jogorogo, Ngawi. Untuk menyemangati saudara penggerak / relawan dan jamaah Munajat saya beserta saudara Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (PADASUKA) Solo Raya juga telah hadir di Majelis Munajat yang diselenggarakan di langgar (baca: Musholla) sederhana. Bahagia tak terkira mendengar lantunan ayat-ayat doa dari Al-Qur’an dalam Kitab Munajat terucap dengan khusyu’ dari lisan para jamaah, serta melihat antusias jamaah ketika itu.

Kunjungan Padasuka Solo Raya ke Majelis Munajat Padasuka Ngawi

Alhamdulillah, berkat ijin Allah SWT, setelah dua tahun perjalanan Munajat di Ngawi, saat ini telah terbentuk empat Majelis Munajat binaan yang secara istiqomah telah dilaksanakan. Yaitu di Dukuh Mencon, Dukuh Macanan, Dukuh Balipanjang, dan terakhir di Tanjungsari yang diniatkan sebagai pusat pergerakan Jamaah Munajat di Kabupaten Ngawi.

****

Penulis adalah Ketua DPW PADASUKA Jawa Tengah, periode 2019–2023

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top