Kabar

Bahkan Menag pun Sampai 25 Menit Antre Kamar Mandi Saat di Mina

Padasuka.id- Mina. Fasilitas penunjang untuk keperluan yang bersifat pribadi sangat dibutuhkan oleh jamaah haji, di antaranya adalah toilet atau kamar mandi. Kebutuhan yang satu ini tentu tidak bisa dihindarkan oleh siapa saja. Tidak terkecuali oleh seorang menteri sekalipun. Hal ini, dapat dilihat ketika terjadi antrean panjang di depan toilet saat ‘mabit’ (bermalam) di Mina.

Melansir dari situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, kemenag.go.id, diberitakan bahwa antrean kamar mandi saat ‘mabit’ di Mina berlaku untuk siapa saja, tidak terkecuali bagi Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. Walau dalam penyelenggaraan ibadah haji, Menag Lukman juga sebagai ‘Amirul Hajj Indonesia,’ namun ia tetap mengikuti antrean sebagaimana jamaah haji pada umumnya. Diinfornasikan, Menag Lukman masuk antrean pada pukul 04.20 waktu Arab Saudi (WAS), dan baru dapat giliran masuk kamar mandi pada pukul 04.45 WAS. Itu artinya, Menag Lukman menunggu selama 25 menit untuk bisa masuk kamar mandi. Rentang waktu yang tidak sebentar.

Suasana antrean kamar mandi di Mina

Itu menteri ya? Ikut antre juga,” kata Budi, jamaah asal Kalimantan Selatan yang tergabung dalam kloter 19 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 19) saat melihat Menag sedang antre di kamar mandi Mina, Selasa pagi (13/08/2019).

Sebenarnya, ada 28 kamar mandi khusus pria di tenda dekat misi haji Indonesia. Namun, banyaknya jumlah jamaah yang tinggal di Maktab tersebut, menyebabkan antrean panjang menjadi pemandangan yang biasa terlihat, utamanya jelang waktu shalat. Jelang Shubuh menjadi waktu dengan antrean terpanjang.

Selain Budi, ada juga Mulyono yang kebetulan berada di depan barisan Menag. Tahu kalau ada menteri di belakangnya, Mulyono mempersilahkan orang nomor satu di Kementerian Agama itu untuk maju terlebih dahulu.

Saya tidak enak. Lalu saya persilahkan. Tapi beliaunya tidak mau. Mintanya sesuai antrean saja,” tutur Mulyono asal Majalengka yang tergabung dalam kloter 75 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 75).

Menag Lukman (berkaca mata) saat antre kamar mandi Mina (Foto: Kemenag.go.id)

Lebih lima tahun menjabat menteri, Menag Lukman memang terus berusaha mendorong Pemerintah Arab Saudi agar meningkatkan kualitas layanan di Mina, utamanya terkait tenda dan kamar mandi (toilet). Terbaru, saat bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad bin Salih Banten, serta Gubernur Mekkah Khalid Al-Faishal bin Abdul Aziz, Menag kembali menegaskan pentingnya percepatan renovasi Mina agar tenda dan kamar mandi lebih memadai.

Apa yang terjadi di Mina, terkait dengan kamar mandi, menujukkan bahwa kebutuhan yang satu ini memang sangat primer. Bayangkan, kalau antrean sampai hampir setengah jam hanya untuk buang air kecil saja, betapa tidak enaknya dirasa. Namun demikian, ternyata seorang Menag yang juga sebagai Amirul Hajj, tetap memilihi untuk mengantre. Luar biasa. Hal lain, apa yang telah diusulkan oleh Menag Lukman terhadap Pemerintah Arab Saudi, semoga segera dapat terealisasi. (*)

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top