Kabar

Kabar Duka dari Gedongan; Kiai Sepuh Bersahaja itu Telah Berpulang

Foto : Istimewa

Padasuka.id,- Kabut duka menyelimuti Pondok Pesantren Gedongan, Cirebon, Jawa Barat. Sang pengasuh pesantren, KH Mukhlas Dimyati, berpulang ke Rahmatullah. Kabar duka ini antara lain disampaikan oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin.

Kiai Mukhlas yang juga tercatat sebagai Dewan Syuro DPP PKB tersebut, tutup usia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019, sekitar pukul 14.00 WIB.

Innalillahi wainna ilaihi rajiun. KH. Mukhlas Dimyati ulama kharismatik NU dan PKB kapundut,” tutur Cak Imin seperti dilansir RadarBangsa.Com.

Disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI ini, Kiai Mukhlas adalah sosok ulama yang berpenampilan nyentrik, namun tegas dalam bersikap.

Ulama klasik bervisi maju, bergaya antik bersikap tegas, arahanya selalu menghujam kalbu. Kyai Muhlas Dimyati telah dipanggil Ilahy robby hari ini, Selasa. Alfatihah,” lanjut Cak Imin.

Bagi kalangan Nahdlatul Ulama (NU), terutama di daerah Cirebon, sosok Kiai Mukhlas dikenal sebagai Ulama NU yang sangat bersahaja dan kharismatik, atau sebagian kalangan muda menyebutnya sebagai kiai antik, seperti pula diungkapkan oleh Cak Imin. Hal ini antara lain karena kesederhanaan almarhum yang terbilang berbeda dengan umumnya para kiai yang lain.

Kiai Mukhlas foto bersama dengan KHR Syarif Rahmat RA sedang berbincang-bincang

Terkait dengan kesederhanaan Kiai Mukhlas, Padasuka.id pernah memergokinya duduk di bawah pohon di belakang arena pengajian di Pondok Ilmu Derma Agung (Piderma), Cirebon, Jawa Barat (28 November 2018). Bukan saja tidak berkenan duduk di kursi barisan depan layaknya para kiai yang lain, melainkan juga, ia memilih duduk di belakang arena dengan hanya beralas tikar di atas tanah.

Baru setelah selesai acara, Kiai Mukhlas berkenan maju ke depan, dan itu pun bukan ke atas panggung, melainkan menumui KHR Syarif Rahmat RA –penceramah dalam acara pengajian itu– di salah satu ruangan areal pesantren. Di ruangan itu, kedua kiai ini lalu terjadi perbincangan dan lain sebagainya.

Kiai Mukhlas foto bersama dengan KHR Syarif Rahmat RA dan lain-lain di Piderma Cirebon (28 Nov. 2018)

Kiai Mukhlas juga dukenal sebagai sosok ulama sepuh yang gigih dalam perjuangan melalui jalur pendidikan pondok pesantren dan jam’iyah Nahdlatul Ulama. Dalam pertemuan di Piderma itu pun, terdengar beberapa kali Kiai Mukhlas membahas tentang laju kembang NU ke depan serta pengoptimalisasian ajaran ke-NU-an di kalangan generasi muda. (AF)

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top