Kabar

Di Sisi Jalan Berdebu Merah Putih Tetap Tegar Berkibar

Padasuka.id- Madura. Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun ini, merah putih berkibar di mana-mana. Rasa hati penuh semangat menyambut hari bersejarah itu tampak terlihat di seantero negeri. Dari sini dapat dibaca betapa bangganya bangsa Indonesia atas kemerdekaan negeri tercintanya. Meskipun, tidak di semua pelosok negeri warga negara dapat merasakan pemerataan hasil pembangunan sebagai salah satu buah dari kemerdekaan suatu negara. Salah satu misal adalah infrastruktur.

Di balik gencarnya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun sarana untuk kepentingan masyarakat umum itu, hingga jelang akhir periode pertamanya, tidak sedikit jalan utama di beberapa daerah yang tetap dalam kondisi rusak parah. Berkenaan dengan hal ini, kita bisa ambil contoh jalan raya yang tidak terlalu jauh dari pusat ibu kota provinsi. Yaitu, jalan raya utama lintas selatan Kabupaten Bangkalan yang mengakses ke kabupaten-kabupaten lain di bagian timur Pulau Madura, Jawa Timur. Dikatakan tidak terlalu jauh dari ibu kota provinsi, sebab jalan raya ini dapat ditempuh dari Jembatan Suramadu hanya dalam hitungan menit.

Kondisi jalan yang mengalami kerusakan agak parah hingga teramat parah, dapat dijumpai di jalan raya yang berada di wilayah Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan. Di wilayah kecamatan ini, terhitung amat parah kerusakan jalan rayanya dimulai dari Desa Patenteng, Serabi Barat, Pangpajung, Patereman, hingga beberapa titik di Jalan Raya Keungdung – Blega. Yaitu, jalan raya yang mengakses dari jalur lintas selatan Bangkalan menuju jalan raya utama Madura lintas utara, atau yang menuju ke daerah Blega dan seterusnya.

Masih di daerah Kecamatan Modung, kondisi jalan yang terbilang rusak semuanya adalah di Desa Serabi Barat. Mulai dari ujung barat tapal batas desa hingga ujung timurnya, nyaris tidak diremukan kondisi jalan yang baik. Selain aspal yang mengelupas, berlubang, berbatu, dan berdebu, juga diperparah oleh keretakan jalan di sebagian titiknya. Keretakan jalan hingga miring kanan-kiri yang mungkin saja akibat kontur tanahnya yang bersebelahan dengan selat Madura, membuat para pengendara harus ekstra hati-hati. Sebab jika tidak, bisa saja akan menyebabkan kendaraan roda empat terguling –seperti yang pernah dialami mobil tanki pengangkut BMM Pertamina, beberapa tahun lalu. Begitu juga ketika dalam kondisi berpapasan, salah satunya harus ada yang mengalah; berhenti untuk gantian melintas.

Di balik kondisi jalan yang rusak dan berdebu itu, warga kampung pesisir di desa ini, yakni Kampung Pangkenong, tidak surut semangat dalam menyambut HUT Kemerdekaan negaranya. Di sisi kanan-kini jalan serta di depan rumah-rumah warga, deretan umbul-umbul merah putih berdiri tegar dan terus berkibar. Ya, merah putih itu tetap tegar meskipun hempasan debu tiap waktu menodainya, terutama jika siang hari saat ada kendaraan melintas. Seakan tidak peduli dengan kekurangpedulian pemerintah, merah putih berselimut debu putih tiada merintih.

Di sisi lain, akibat hamburan debu yang hampir tiap waktu bertamu ke teras-teras rumah warga, tentu saja ancaman penyakit ISPA pun turut menghantui.

Ndak tahu pak, orang kecil kayak kami ini mau teriak pada siapa soal kondisi jalan yang tahunan rusak begini. Hujan becek. Kemarau, abunya ke rumah-rumah. Masak dalam rumah harus pakai masker, pak? Ndak tahulah,” keluh Muhammad, salah seorang warga Kampung Pangkenong saat ditemui Padasuka.id, Kamis (16/8/2019).

Mau dikatakan pemerintah ndak tahu ya ndak mungkin. Lah hampir tiap hari ada ponggabah (pejabat pemerintah, Red.) yang lewat sini, kok. Masak ndak tahu? Tapi ya mobil mereka kan pake AC, kacanya tertutup, ndak kena abu. Kemarenan ini juga sudah ada yang ngukur-ngukur jalan, tapi ndak tahu, mau dibetulin atau cuma ngukur buat lomba tujuh belasan. Lomba rusak-rusakan jalan,” sambung Muhammad dengan nada setengah kesal. (AF)

Editor : M.A.R & Anuro

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top