Kabar

Perjuangan Menembus Perut Bumi di Paranggupito (5)

 

Padasuka.id- Wonogiri. Perjuangan menembus perut bumi di Gua Jomblang-Ngejring, Desa Gendayakan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, sampai saat ini masih terus dioptimalisasikan. Temuan gua tersebut bermula dari penuturan warga setempat yang direspon oleh Tim Tanggap Darurat PADASUKA (TDP) untuk musibah kekeringan di Paranggupito yang kemudian menggandeng tim dari GAPADRI Mapala Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) untuk melakukan penelusuran.

Tim Gapadri Mapala ITN Yogtakarta saat rapat evaluasi di kampusnya (11/9/2019) terkait dengan Gua Jomblang-Ngejring

Seperti telah diberitakan, pada hari Sabtu – Minggu (7–8/9/2019) yang lalu, tim dari GAPADRI Mapala ITNY, telah melakukan penelusuran luweng (gua vertikal) yang disebut Jomblang di Dusun Ngejring, Desa Gendayakan. Setelah mereka bekerja keras tak kenal lelah, pada hari kedua berhasil ditemukan potensi air bersih di dasar luweng pada kedalaman sekitar 180 meter. Selanjutnya, dari hasil itu, pada Rabu (11/9/2019) dilakukan pertemuan di Kampus ITNY untuk mempresentasikan hasil survei tahap awal, evaluasi, dan koordinasi tim teknis.

Sebagian tim susur gua dari GAPADRI Mapala ITNY bersama tim ahli (dosen)

Dalam pertemuan itu dihadiri oleh:
1.Mohammad Wiyanto (Penanggung Jawab)
2.11 orang tim survei Jomblang-Ngejring
3.Tim ahli (Imanuel Sigarlaki, ST, Sulaiman Tampubolon ST, M.Eng, dan Chandra Gunawan, ST, MM)
4.Dewan Pengurus GAPADRI Mapala ITNY
5.Dewan Tinggi Anggota GAPADRI Mapala ITNY
6.Anggota GAPADRI Mapala ITNY

Simpulannnya, setelah mendengarkan presentasi tim survei, maka dipandang perlu dan direkomendasikan untuk melakukan survei ke-2 pada hari Sabtu – Minggu, 14 – 15 September 2019. Survei lanjutan ini bertujuan: Pertama, untuk mengambil contoh air yang akan diteliti kelayakannya sebagai konsumsi. Terkait hal ini akan dilakukan oleh Chandra Gunawan, ST, MM (Dinas Lingkungan Hidup). Kedua, survei keadaan gua untuk penentuan konstruksi pompa dan pemipaan serta pendistribusian dalam proses eksplorasi. Hal ini akan dilakukan oleh Sulaiman Tampubolon, ST, M.Eng (Dosen Teknik Mesin ITNY). Ketiga, pemetaan Gua Jomblang-Ngejring untuk memperkuat data gua. Hal ini kembali akan dilakukan oleh 11 orang tim survei yang sebelumnya.

Chandra Gunawan, ST, MM

Hal yang menggembirakan di sini, setelah dilakukan evaluasi hasil survei yang pertama, dinyatakan bahwa debit air dan volume air dalam Gua Jomblang- Ngejring layak eksplorasi. Hanya saja, untuk tindak lanjutnya masih menunggu hasil penelitian laboratorium untuk kelayakan konsumsi. Sementara itu, sebagai pelaksana kegiatan teknis selanjutnya diserahkan kepada Tim Teknis dari GAPADRI Mapala ITN Yogyakarta yang dikoordinatori Muhammad Abdul Azis.

Dalam forum itu pula disampaikan, akan dilaksanakan pengkondisian upaya pelibatan masyarakat dalam semua proses menuju pemanfaatan air dalam Gua Jomblang-Ngejring dengan membentuk tim suport (pendukung) yang terdiri dari unsur PADASUKA dan masyarakat yang dikoordinatori oleh Gus Asrori Idris. Kecuali itu, juga akan mencari informasi sebaran dan posisi gua lain di sekitar Desa Gendayakan berdasarkan informasi masyarakat yang akan diteliti ulang dengan peta primer sebaran gua di sekitar Desa Gendayakan yang memungkinkan untuk ditindaklanjuti pemanfaatan airnya

Sulaiman Tampubolon, ST, M.Eng.

Sebagai catatan tambahan, personel tim yang akan turun ke lapangan dalam survei yang ke-2 adalah:
1.Muhammad Abdul Azis (Dengen)
2.Dia Nuranisyah Dano T (Moci)
3. Karunia Adi (Malolo)
4.Trisandy Patra Edy (Gympe)
5.Muhammad Ambiah Siregar (Blarak)
6.Imam Amarijami Saputra (Botek)
7.Muhammad Bayu Ramadhan (Metu)
8. Miftakhudin (Tolam)
9.Septyo Darmawan (Omes)
10.Muhammad Abhim (Trondol )
11.Adhi Setya Putra JK (Kumai)
12.Mohammad Wiyanto, ST, S.Pd
13.Sulaiman Tampubolon, ST, M.Eng
14.Chandra Gunawan, ST, MM
15.Jeftha Dwi Novianto, ST

Sesuai dengan rencana, Sabtu – Minggu (14–15/9/2019) personel tim seperti diungkap di atas, telah berada di areal Gua Jomblang-Ngejring untuk melaksanakan tugasnya masing-masing.

Potensi air di dasar Gua Jomblang- Ngejring

Penuh harapan, upaya untuk memanfaatkan air dalam perut bumi tersebut, nantinya akan dapat terealisasi dengan baik. Dalam pada ini, Dosen Teknik Mesin ITNY, Sulaiman Tampubolon, yang turun langsung ke lapangan menyampaikan beberapa hal yang akan dilakukan.

“Pada kesempatan ini, saya mewakili Teknik Mesin Institut Teknologi Nasional Yogyakarta. Kita akan melakukan eksplorasi, di mana dalam perencanaan ini nanti kita akan mengambil data; data teknis, kemudian posisi-posisi; termasuk juga ketika kita dalam eksplorasi gua, itu ada namanya pem-balance-an air ketika kita menaikkan pompa. Harapan saya, ketika kita masuk hari ini kita mendapatkan data detail. Dan nanti ke depannya, setelah ini, kita akan merancang spesifikasi teknis; kita akan melakukan pengujian-pengujian, perhitungan-perhitungan posisi pompa, sehingga kita nanti akan dapat menentukan detail desain enggenering dari konstruksi pompa pengangkat air,” ungkap Sulaiman di sekitar areal Gua Jomblang-Ngejring.

Sulaiman juga mohon doa dari semuanya, agar apa yang dilakukan oleh tim ini berhasil dengan baik sehingga nanti air bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang selama ini terdampak musibah kekeringan.

Sementara itu, Chandra Gunawan, dari Dinas Lingkungan Hidup, akan menguji kelayakan air tersebut secara laboratoris. Ia juga berharap, agar semua yang dilakukan berhasil dengan baik. Termasuk pula pelaboratoriuman air yang akan dilakukan. Ia berharap, data yang dihasilkan nanti, secara laboratoris, air tersebut layak dikonsumsi. Jika hal ini terjadi sesuai harapan, maka langkah lanjutan seperti yang disampaikan oleh Sulaiman, tinggal ditindaklanjuti. (SM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top