Kolom

BerPOLITIK Berbeda Dengan BerTAUHID

Ilustrasi

Oleh Buya Em Es

Tema tersebut tidak untuk mempengaruhi siapapun yang kebetulan telah membacanya. Karena tema tersebut hanya sekedar bahan renungan bagi siapapun yang faham bahwa saat ini “Trio Makhluq Gaib” yaitu “Jin, Iblis dan Syetan” sedang berpesta karena mereka telah berhasil melaksanakan programnya yaitu menciptakan suasana yang panas.

Iblis” dengan Konsep “Ana Khoeru Minhu” yaitu pernyataan “Aku yang paling baik dan paling benar” dibuatlah opini publik yang disebarkan oleh “Aladzi Yuwaswisu Fishuduri Naasi” yaitu kelompok pembuat issue berupa berbagai Narasi.

Jin” adalah mahkluk organis yang dibuat dari api merupakan figur mahkluk jenius yang gemar membuat suasana nyaman menjadi panas. Jin walaupun jenius tapi tidak punya jabatan karena Jin adalah figur mahkluk gentayangan yang kerjanya adalah menjatuhkan orang. Hal ini dijelaskan dalam Al Qur,an Surat Jin ayat 6 yaitu :
Dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari golongan manusia yang minta dukungan kepada beberapa laki-laki dari golongan Jin. Tetapi mereka yaitu golongan Jin menjadikan mereka yaitu manusia yang minta dukungan Jin menjadi jatuh terpuruk“.

Syetan” adalah figur makhluq yang memiliki program atau “Khuthuwat” hal telah dijelaskan dalam Surat Nuur ayat 21 yaitu :
Wahai orang yang beriman. Jangan kamu ikuti program Syetan. Dan siapa yang mengikuti program Syetan, maka sesungguhnya Syetan akan menyuruh mu berbuat keji dan munkar. Dst“.

Program Syetan dijelaskan dalam Al Qur,an Surat Fatir ayat 6 yaitu :
Sesungguhnya Syetan itu musuhmu maka jadikan dia sebagai musuh. Karena Syetan suka mengajak dan memprogram para pengikut, pendukung dan sekutunya untuk menciptakan suasana kehidupan yang panas ibarat hidup berada dalam neraka“.

Trio makhluq Iblis, Jin dan Syetan ini melahirkan sikap dalam kehidupan manusia karena target operasinya adalah manusia. Karena fakta membuktikan bahwa banyak manusia yang bersikap seperti Iblis yang kemasukan Jin dan kesurupan Syetan. Dan tidak ada dalam sejarah kehidupan manusia ada Iblis yang bersikap santun seperti manusia dan tidak ada Jin yang kemasukan manusia serta tidak ada dan tidak pernah terjadi ada Syetan kesurupan manusia.

Atas dasar itu beruntunglah kita kalau “BerTAUHID” karena kita tidak bersikap seperti “Iblis” dan “Jin” yang suka menciptakan suasana Panas dengan membangun permusuhan dan perpecahan. Karena dengan “BerTAUHID” kita tetap sadar hingga kita tidak terprovokasi untuk ikut ajakan dan program Syetan yang akan menjerumuskan kehidupan kita kedalam suasana perpecahan dan permusuhan.
Semoga Allah Swt melindungi kita semua. Agar tetap bertauhid lebih baik kita berdzikir, agar fikiran bersih kita bersihkan dengan Tasbih. Dari pada mencaci lebih baik kita bertahmid dari pada menghujat lebik kita bershalawat karena hanya Allah Yang Maha Besar.

ربنا عليكَ توكلنا واليك انبنا واليك المصير

By. Em Es

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top