Kabar

Tampak Begitu Sakral, Haul Sultan Agung Digelar Pada Selasa Wage

Padasuka.id – Solo. Nama Sultan Agung Hanyakrakusuma dikenal sebagai Raja Mataram yang banyak meninggalkan warisan karya seni dan budaya adiluhung, semisal tembang dan tari, termasuk pula sistem kalender khas yang memadukan antara Saka dengan Hijriyah. Kecuali itu, ia adalah seorang raja yang tidak mau tunduk terhadap penjajah.

Selasa Wage, 1 Sapar 1953 Jw (1/10/2019 M) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar haul Sultan Agung yang ke-386. Acara yang dihadiri oleh sekitar 5000-an orang itu dilangsungkan di Sasana Sumewo Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Solo, Jawa Tengah.

Perhelatan agung tersebut juga dihadiri oleh trah dari Sultan Agung, Amangkurat, hingga keturunan Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Pakoe Boewono (PB) XIII. Keluarga besar kerajaan yang hadir itu berasal dari berbagai wilayah di eks Karesidenan Surakarta, seperti Solo, Wonogiri, Klaten, dan lain-lain. Bahkan ada yang dari luar daerah, semisal dari Tuban, Kediri, Ponorogo, Pati, dan Semarang.

Selain itu juga hadir paguyuban keluarga besar Keraton Surakarta dan acara terbuka untuk umum,” ungkap juru bicara Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta, KP Eddy Wirabhumi, Selasa (1/10) di hadapan awak media.

Adapun rangkaian acaranya, dimulai dari pukul 12.00 WIB yang dimeriahkan oleh atraksi kesenian tradisional Jaran Dor dari Kediri, serta penampilan Reog Ponorogo. Sedangkan inti acaranya, dimulai dari sekitar pukul 14.30 WIB. Susunan acara inti tersebut diawali dengan perlengkapan Wilujengan dari Sitihinggil dibawa menuju Sasana Sumewo Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta. Lalu, acara dilanjutkan dengan pembacaan dzikir, tahlil, dan doa yang dipimpin oleh KRT Setyonodipuro. Berikutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan GKR Wandansari atau yang akrab disapa Gusti Mung, kemudian disusul dengan ceramah agama oleh KHR Syarif Rahmat RA, SQ, MA, Ketua Umum Pedepokan Dakwah Sunah Kalijaga (PADASUKA).

Berikut ini beberapa foto hasil bidikan lensa kamera Gus Rori Idris yang mengabadikan perhelatan agung tersebut.

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top