Munajat

Keajaiban Kitab Munajat: Putriku Tidak Jadi Dioperasi

Padasuka.id – Bogor. Semakin lama semakin banyak masyarakat yang merasakan karunia Allah SWT melalui wasilah Kitab Munajat. Sejauh ini kitab yang berisi kumpulan wirid dan doa-doa Al-Qur’an susunan KHR Syarif Rahmat RA, SQ, MA, tersebut sudah diamalkan ribuan kaum muslimin-muslimat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Berikut ini akan diulas salah satu testimoni pengamal Kitab Munajat atas kesembuhan putri tercintanya.

KH Jalaludin Nasich Bersama KHR Syarif Rahmat

Adalah KH Jalaludin Nasich, pengasuh Pondok pesantren Hidayatun Nasihin, Jl Abdul Fatah, Kampung Kondang, RT 04, RW 03, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melalui WAG PADASUKA Pusat, menuturkan kisah keajaiban Kitab Munajat. Dikatakan ajaib, karena secara nalar sepertinya tidak mungkin hal itu terjadi, namun faktanya apa yang dikisahkan Ajengan Jalal, sapaan akrabnya, memang demikian adanya.

Kisahnya bermula pada Senin 30 September 2019 lalu, melalui WAG PADASUKA Pusat, Ajengan Jalal mengirim pesan yang berisi permohonan doa untuk kesembuhan putrinya, Nabilatul Arsyiah binti Jalaludin yang sedang terbaring di rumah sakit. Permohonan itu disertai foto sang putri yang sedang dalam perawatan dokter.

Berikutnya, Sabtu 12 Oktober 2019, Ajengan Jalal kembali mengirim pesan di WAG yang sama memohon doa untuk putrinya yang menurut diagnosa dokter spesialis syaraf, harus dioperasi.

Assalamualaikum. Abi, mohon do’a dari Abi bil khusus, umum para sepuh para ajengan anggota PADASUKA. Menurut diagnosis dokter spesialis syaraf, putri aku Nabilatul Arsyiah, dianjurkan untuk dioperasi guna mengeluarkan cairan di otaknya. Akibat ada bakteri paru. Di tunggu selama 1 minggu perkembangan. Jika tidak ada pusing lagi di kepala maka operasi dibatalken… Mohon do’a nya agar ada kekuatan dan keajaiban dari mukjizat MUNAJAT,” tulis Ajengan Jalal di WAG PADASUKA Pusat, Sabtu (12/10) yang direspon dengan doa oleh anggota grup.

Kecuali melalui WAG, secara pribadi Ajengan Jalal juga memohon doa dan petunjuk kepada Kiai Syarif atas penyakit yang mendera putri tercintanya. Atas permohonan itu kiai yang akrab disapa Kanjeng Sunan itu menjawab, “…Jangan ragu2 dengan Munajat. Insya Allah kabul hajat. Salam saya ke ananda. Insya Allah segera sehat. Amin.

Di luar dugaan, beberapa hari kemudian keajaiban pun terjadi. Harapan agar sang putri tidak dioperasi, melalui wasilah Kitab Munajat, Allah SWT kabulkan.

Assalamualaikum warohmatullohi wabarakatuh. Keajaiban MUNAJAT, Operasi tidak jadi. Saya Jalaludin Nasich. Punya anak Nabilatul Arsyiah. Pada tanggal 12 Oktober didiagnosa oleh dokter syaraf, untuk dilaksanakan operasi otak. Mendengar hal tersebut kami terus memohon do’a. Dengan terus membaca MUNAJAT tak henti bersama keluarga, santri, dan para jamaah. Alhamdulillah hari ini, tgl 14 Oktober 2019 setelah diperiksa tadi oleh dokter spesialis bedah syaraf, tidak jadi dioperasi. Terima kasih Abi Syarif. Terima kasih Pak H Machali dan terima kasih kepada semua para sepuh para Ajengan, Romo, Eyang atas segala do’a nya… الفاتخه,” tulis Ajengan Jalal di WAG PADASUKA, Senin (14/10/2019).

Demikian ungkapan syukur, sebagai bagian ‘tahadduts bin ni’mah,’ dari seorang pengasuh pondok pesantren pengamal Kitab Munajat atas karunia Allah SWT yang sangat luar biasa yang mengiringi kesembuhan putrinya. (AF)

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top