Kabar

Ummul Qura Sabet Juara 1 Cabor Senam Santri di Ajang Pospeda Banten

Padasuka.id – Banten. Setelah sebelumnya berhasil meraih juara satu dalam cabang olahraga (Cabor) Senam Santri di ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren tingkat Kota (Pospekot) se-Tangerang Selatan, delegasi Ummul Qura putra dan putri kembali meraih juara satu pada cabor yang sama di Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren tingkat Daerah (Pospeda) se-Provisi Banten. Dengan demikian, delegasi senam santri putra dan putri dari pondok pesantren yang beralamat di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, ini berhak mengikuti ajang berikutnya di Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) yang rencananya akan digelar di Bandung, Jawa Barat, dari 27 — 29 November 2019 mendatang.

Delegasi putri Ummul Qura sebagai perwakilan Kota Tangsel di ajang Pospeda Banten 2019

Perhelatan yang membawa pesenam putra dan putri Ummul Qura ke juara satu tersebut dilaksanakan di Aula Kementerian Agama Provinsi Bamten, Jl Syekh Nawawi Al-Bantani 01, Palima KP3, Serang, Banten, Rabu (16/10/2019). Dalam ajang khusus para santri pondok pesantren itu, delegasi Ummul Qura yang mewakili Kota Tangerang Selatan menyisihkan delegasi dari semua kabupaten-kota yang berada di wilayah Provinsi Banten.

Delegasi putra Ummul Qura sebagai perwakilan Kota Tangsel di ajang Pospeda Banten 2019

Sesuai data perolehan nilai dari dewan juri senam santri, urutan pemenang yang merupakan perwakilan dari kabupaten-kota se-Provinsi Banten tersebut adalah sebagai berikut:

Pemenang Senam Santri Putri
-Juara 1, Kota Tangerang Selatan
-Juara 2, Kabupaten Pandeglang
-Juara 3, Kota Serang

Pemenang Senam Santri Putra
-Juara 1, Kota Tangerang Selatan
-Juara 2, Kabupaten Tangerang
-Juara 3, Kota Serang

Delegasi senam santri Ummul Qura foto bersama pelatihnya

Delegasi senam santri Ummul Qura foto bersama official-nya

Keberhasilan delegasi Ummul Qura yang mewakili Kota Tangerang Selatan dalam Cabor Senam Santri di ajang Pospeda Banten, tentu tidak lepas dari sentuhan tangan dingin pelatihnya. Rifa S Muayah, pelatih senam santri delegasi Ummul Qura, mengatakan bahwa proses latihan saat menuju Pospekot dibutuhkan waktu selama tiga minggu. Sedangkan saat menuju laga di Pospeda, ia hanya butuh waktu dua minggu latihan –satu minggu lebih singkat dari sebelumnya. Namun demikian, atas keuletannya melatih, kerja kerasnya membuahkan hasil yang menggembirakan. Selamat ya, untuk semua… (SM)

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top