Kabar

Torehan Tuhan di Perut Bumi dalam Bidikan Moci

Padasuka.id – Wonogiri. Lekuk liuk dinding batu beraneka corak dalam perut bumi menyimpan catatan sejarah yang sangat berarti bagi para ahli. Tiap lekuk dinding beku itu adalah aksara ‘torehan Tuhan’ sebagai catatan zaman mengenai berbagai peristiwa semesta pada bilangan tahun berjuta. Dari torehan itu akan terbaca peristiwa alam di masa silam. Walau sayangnya tidak semua orang dapat membaca; tidak semua orang pula dapat pergi ke sana. Entah karena apa, seolah Tuhan merahasiakan catatan lamanya sehingga disimpan rapi pada dinding-dinding purba di perut bumi.

Satu dari sekian catatan lampau di perut bumi yang masih terselubung misteri terdapat di dalam Gua Jomblang Ngejring. Yakni, satu gua vertikal yang berada pada sebidang jurang di dataran rendah di Dusun Ngejring, Desa Gendayakan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Gua yang memiliki kedalaman sekitar 180 meter ini, selain menampung aliran sungai di bawahnya, juga terpahat catatan sejuta makna di balik keindahannya yang mempesona. Sejak 7 September 2019 lalu, kandungan di dalam gua ini mulai dikuak dan sebagiannya dimanfaatkan untuk khalayak.

Menggunakan alat khusus Moci memasuki gua

Tentang bagaimana proses penemuan air di dasar Gua Jomblang Ngejring tersebut, serta upaya pengangkatan, pemanfaatan, dan lain sebagainya telah dikupas secara berseri pada edisi sebelumnya. Kali ini, Padasuka.id kembali akan mengulas hasil bidikan lensa kamera seorang mahasiswi S-1 Planologi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) bernama Dian Nuranisyah Dano T, atau akrab disapa Moci. Dari tangan dinginnya, selain menghasilkan gambar sebuah proses kerja penuh resiko di rongga dan dasar gua, juga menghasilkan beberapa gambar yang eksotis dari sebuah proses alam pada jutaan tahun silam.

Secara akademik, Moci mengaku tidak memiliki dasar ilmu fotografi secara khusus. Moci yang kini menempuh S-2 jurusan Manajemen Bencana UGM tersebut mengatakan, terkait fotografi ia lakukan secara autodidak.

Karena kecintaannya pada dunia fotografi yang dibarengi dengan keahlian khusus sebagai aktivis Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), Moci kini tampil menjadi seorang dokumentator yang handal. Berikut ini beberapa hasil bidikan lensa kameranya.

Gambaran betapa tidak mudahnya memasuki rongga gua

Tampak seorang aktivis Gapadri Mapala ITNY sedang bekerja di rongga Gua Jomblang Ngejring

Tampak begitu gagah dinding purba di dasar gua dengan seorang aktifis yang tengah memasuki rongganya

Selain yang berongga lebar, untuk memasuki sungai bawah tanah di Gua Jomblang Ngejring harus melalui celah dinding batu yang sempit

Betapa tidak mudah untuk memasuki sungai bawah tanah di Gua Jomblang Ngejring

Proses pemasangan pompa di sungai perut bumi Gua Jomblang Ngejring

Sisi indah; menyelinap masuk sinar matahari ke rongga Gua Jomblang Ngejring

Dalam satu ruangannya, tersimpan torehan sejuta makna yang mempesona

Dengan efek lampu di kepala, curahan air terjun di perut bumi terekam bak mutu manikam

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top