Kabar

DIY akan Beralih ke Nomenklatur Kelembagaan Pra Kemerdekaan

Padasuka.id – DIY. Menarik, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengumumkan, mulai tahun 2020 nanti akan melaksanakan perubahan penyebutan istilah “Kecamatan” dan “Desa” di wilayah administrasinya. Perubahan nomenklatur tersebut juga diunggah oleh akun resmi Humas Pemda DIY, @humas_jogja.

“Pada tahun 2020, Pemda DIY akan melaksanakan perubahan nomenklatur kecamatan desa di DIY
1. Kecamatan yang berada di Kabupaten, menjadi Kapanewon
2. Kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta, menjadi Kemantren
3. Camat, menjadi Panewu,” demikian unggahan Pemda DIY melalui @humas_jogja, Kamis (28/11/2019).

Foto: Tangkapan layar @humas_jogja

Atas pengumuman tersebut, ada yang menyambut baik dan ada yang sebaliknya. Misalkan, akun @muhammadlhakim menampilkan foto gapura bertuliskan aksara Jawa yang disertai dengan tulisan Latin, “Gapura Kapanewon Tempel.” Sedangkan akun @KaosSastra, memberikan komentar, “Keren, Jogja emang istimewa.” Kemudian, akun @Haaa_syim berkomentar, “Lah ket biyen wes muni pak lurah karo pak carik ki“. Lalu, akun @DimitrijBimaa, berkomentar, “Ben ora ilang identitas jogja lan jawamu, good!!!! Ganti KTP yo ra popo lha wong DIY ono dana keistimewaan kok, koe yo ra do di tarik duit.

Dari sekian komentar itu, Slamet Haryadi melalui akun @slamet57677792, malah memberikan komentar, “Ganti KTP, kk barang iki. Proyek proyek.” Komentar yang bernada pertanyaan datang dari Hadi Brow melalui
@HadiBrow menulis, “Koyo jaman mbiyen… ada perubahan kya bgini bagi rakyat keuntunganya apa.

Sementara itu Kabag Humas Biro Umum, Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, seperti dilansir Kompas.com (1/12) mengatakan, perubahan nama tersebut menindaklanjuti Peraturan Gubernur (Pergub) DIY No. 25 Tahun 2019.

Perubahan nomenklatur kelembagaan, kecamatan dan kelurahan terkait dengan keistimewaan DIY,” terang Ditya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (1/12/2019).

Ditya menambahkan, saat ini setiap Kabupaten/Kota di DIY sudah ada Peraturan Daerah (Perda) untuk melaksanakan hal tersebut.

Hanya Sleman saja yang belum disahkan. Nanti akan dilaksanakan secara bertahap,” tambahnya lagi.

Meski penyebutan nama kelembagaan tersebut berubah, masih menurut Ditya, tidak akan mempengaruhi fungsi dari kecamatan dan desa.

Foto: @muhammadlhakim

Lebih lanjut Ditya mengungkapkan, terkait dengan pemilihan nama, seperti penyebutan Kecamatan di tingkat Kabupaten menjadi Kapanewon, dan Kecamatan di Kota Yogya menjadi Kemantren, menyesuaikan dengan sejarah zaman dulu.

Latar belakangnya adalah mengembalikan penamaan sesuai dengan fungsi sejarah,” kata Ditya.

Lebih rinci perubahan nomenklatur di Kecamatan – Desa DIY adalah sebagai betikut:

Kapanewon adalah penyebutan nama Kecamatan di tingkat Kabupaten

Kemantren adalah penyebutan Kecamatan di Kota Yogyakarta

Panewu adalah penyebutan bagi Camat

Kalurahan adalah penyebutan bagi Desa

Lurah adalah penyebutan bagi Kepala Desa

Carik adalah penyebutan bagi Sekretaris Desa

Sedangkan Kelurahan yang berada di Kota Yogyakarta tidak berganti nama.

Nomenklatur kelembagaan di DIY seperti diungkap di atas, adalah yang telah digunakan sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah masa kemerdekaan dan Keraton Yogyakarta Hadiningrat berintegrasi dengan Negara Republik Indonesia, peristilahan kelembagaannya menyesuaikan dengan yang digunakan oleh pemerintah. Namun, tahun 2020 nanti akan berubah ke masa sebelum kemerdekaan RI.

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top