Kabar

Dari Desa Pocong hingga Malingmati Ada di Jawa Timur

Padasuka.id – Jawa Timur. Pada umumnya nama suatu tempat atau daerah berkaitan erat dengan suatu peristiwa dan hal yang fenomenal di masa silam. Karenanya, penamaan itu pula bisa menjadi bagian dari cara untuk mengenang peristiwa sejarah atas suatu daerah. Namun demikian, ada kalanya di belakang dari nama-nama itu malah terkesan ganjil, aneh, seram, bahkan mengundang tawa.

Terkait nama-nama unik tersebut menjadi perhatian dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Melalui akun Twitter dan Istagramnya, Khofifah membagikan beberapa nama daerah dan lembaga pendidikan yang membuat kita akan tersenyum, yang berada di wilayah pemerintahannya.

Khofifah Indar Parawansa (Istimewa)

Ada yang berasal dari desa/kecamatan dengan nama unik, lucu, nyentrik, dan bikin terheran-heran berikut ini? Semua ada di Jawa Timur,” tanya Khofifah melalui akun Twitter @KhofifahIP (2/12/2019) yang disambungkan ke akun instagramnya.

Sederet nama-nama daerah dan lembaga pendidikan yang tergolong unik itu ditampilkan oleh Khofifah berikut foto-fotonya yang diunggah menjadi dua bagian. Pada bagian pertama terdapat nama Desa Pocong, Desa Pacar Peluk, Desa Nglawak, Desa Piton, Kecamatan Dukun, SDN Kolor, dan Desa Medali.

Unggahan Khofifah itu medapat komentar beragam dari warganet; ada yang kebetulan keluarganya berasal dari salah satu daerah tersebut, ada yang terkesan penasaran, dan sebagainya.

Desa pocong desanya ibuku di madura Bangkalan😄,” tulis akun @a.faisol_real memberikan komentar. Sementara @aa_sibli berkomentar, “Jadi pengen main2 ke jawa timur lg nih….

Kemudian, dalam unggahan yang kedua (3/12/2019) Khofifah membagikan beberapa nama desa, kecamatan, dan sekolah yang tak kalah uniknya dengan disertai pertanyaan.

[Jilid II] Kira-kira kalau bangun komplek perumahan di daerah ini, nama yang cocok apa ya ? Semua ada di Jawa Timur. Selamat pagi dulur sak Jatim, selamat beraktivitas,” tulis Khofifah sembari menyapa warganya.

Berikut ini nama-nama unik yang diunggah Gubernur Jawa Timur tersebut.

 

1. DESA POCONG
Desa ini berada di wilayah Kecamatan Trageh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Istilah pocong sangat populer sebagai nama dari salah satu jenis makhluk halus yang menyerupai orang meninggal dunia dengan balutan kain kafan. Ketika istilah Pocong menjadi nama desa, tentu saja kita akan tersenyum-senyum, bahkan mungkin saja langsung berimajinasi pada hal-hal yang berbau misitis dan horor.

2. DESA PACAR PELUK
Desa ini berada di wilayah Kecamatan Magaluh, Jawa Timur. Berbeda dengan pocong, nama desa yang satu ini mengasumsikan sepasang insan yang sedang kasmaran. Walau begitu, mungkin saja kata “pacar” yang dimaksud di sini adalah nama jenis pohon yang daunnya dapat dijadikan pewarna kuku yang dalam istilah Jawa Timuran lazim disebut pacar. Kalau kata Peluk? Entahlah!

3. SDN NGLAWAK III
Sekolah Dasar Negeri (SDN) ini berada di wilayah Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Seperti diketahui, “Nglawak” dalam bahasa Jawa artinya “Melucu” atau bisa juga “Bercanda.” Entahlah, apakah konon orang-orang di desa ini suka nglawak, atau mungkin tempat lahirnya para pelawak, nanti biar didata oleh Bu Khofifah.

4. DESA PITON
Nah, nama desa ini agak mengerikan. Sebab, kata piton adalah salah satu jenis ular. Mungkinkah desa ini dihuni banyak ular piton? Bisa jadi. Terkait letaknya, desa ini berada di wilayah kecamatan – kabupaten mana, tidak dijelaskan, yang pasti di wilayah Jawa Timur.

5. KECAMATAN DUKUN
Untuk nama kecamatan yang satu ini, agaknya mempertahankan istilah bagi ahli pelayanan kesehatan dan pengobatan tradisional ala Nusantara, yakni “Dukun.” Kecamatan Dukun berada di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Karena mengepalai daerah administasi Kecamatan Dukun, sudah barang tentu Pak Camatnya akan dipanggil, “Camat Dukun.” Jampe-jampein dong, Pak…!”

6. DESA MEDALI
Bisa jadi pendahulu di desa ini adalah para atlet, sehingga wilayah desanya dinamai Medali. Ada baiknya Pak Menteri Pemuda dan Olahraga berkunjung ke desa ini untuk mencari bibit-bibit bakat juara. Desa Medali berada di wilayah Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur

7. SDN KOLOR II
Mendengar kata Kolor, yang ada di benak kita adalah sebutan untuk celana pendek. Nah, kata ini menjadi nama salah satu SDN di Madura, yang tentu saja terdengar nyeleneh. SDN ini berada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Kenapa diberi nama Kolor, apakah karena konon murid-murid di SDN ini memakai celana pendek semua? Belum tentu. Sebab, kata Kolor di Madura juga menjadi nama nangka yang khusus dibuat sayur.

8. SDN MALINGMATI
Dilihat dari namanya yang menggabungkan kata “Maling” dan “Mati,” Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ini memang benar-benar aneh. Betapa tidak, sudah maling, mati pula. Nah, jika kepala sekolah SDN ini dipanggil dalam sebuah acara, kira-kira akan berbunyi, “Kepada Bapak Kepala SDN Malingmati…” Bayangkan, bagaimana kira-kira asumsi orang-orang yang mendengarnya?

9. SDN GELAP
Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Kecamatan Leran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, ini masih tetap gelap meskipun listrik sudah lama masuk dan menyala terang. Pasalnya, daerah SDN ini berada, bernama Gelap. Jadi boleh dibilang, orang-orang di daerah tersebut selalu berada dalam Gelap meskipun di tempat terang.

10.SDN MONTOK II
Murid-murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang satu ini, jelas dipanggil, “Murid SDN Montok.” Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata Montok memiliki arti: gemuk berisi; gemuk padat; sintal. Apakah mereka gemuk sintal semua, tentu tidak. Disebut demikian, karena SDN ini berada di daerah Montok, Larangan, Jawa Timur.

11.DESA GADUNGAN
Meskipun disebut Gadungan, desa yang terletak di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ini asli loh… Bukan desa palsu alias gadungan. Sebab, kata Gadungan memang nama dari desa tersebut. Hanya saja, akan terdengar ganjil jika kepala desanya dipanggil, yang akan berbunyi, “Kepada yang terhormat Bapak Kepala Desa Gadungan….” Nah, kira-kira apakah yang mendengar tidak akan berasumsi pada istilah polisi gadungan, tentara gadungan, ustadz gadungan, dan semisalnya?

12.SDN SUMBERDUKUN
Kalau di atas ada daerah bernama Dukun, yang ini malah ada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumberdukun. Sekolah ini berada wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Meskipun bernama demikian, bukan berarti SDN ini mengajarkan ilmu perdukunan. Sebab, kata Sumberdukun di sini adalah nama daerah SDN itu berada.

Demikian beberapa nama-nama unik unggahan Gubernur Jawa Timur. Selain yang telah disebut di atas, tentu masih banyak nama-nama unik lainnya di berbagai daerah di negeri ini. (AF)

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top