Kabar

Muncul Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo

Istimewa

Padasuka.id – Purworejo. Belum lama ini masyarakat Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan dengan munculnya kerajaan yang dikatakan sebagai penerus Kerajaan Majapahit. Kerajaan tersebut bernama Kerajaan Agung Sejagat atau yang disingkat KAS. Layaknya satu kerajaan, tentu saja ada raja, ratu, dan para punggawanya. Luar biasa! Sebagian orang terkagum-kagum, sebagian yang lain malah mencurigainya.

Bertindak sebagai raja dan ratu di kerajaan tersebut adalah pasangan suami-istri, Totok Santosa Hadiningrat dengan Dyah Gitarja. Yang mana, mereka mengklaim bahwa dirinya sebagai pemimpin penerus Kerajaan Majapahit. Menurut pengakuannya, mereka juga membangun keraton di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Totok dan istrinya duduk di singgasananya (ist.)

Melansir dari Suara.com (13/1), mereka muncul sebagai raja dan ratu, katanya untuk menunaikan janji 500 tahun setelah runtuhnya Kerajaan Majapahit.

Kami muncul menunaikan janji 500 tahun runtuhnya Kerjaan Majapahit pada tahun 1518,” ungkap Totok yang mengklaim diri sebagai Rangkai Mataram Agung dalam jumpa pers di ruang sidang ‘keraton’-nya, Minggu (12/1/2020).

Kepada awak media, Totok mengaku, kini jumlah pengikutnya semakin banyak, mencapai 425 orang. Mereka juga melakukan kirab berkeliling kampung.

Terkait daerah kekuasaannya Totok mengaku mencapai seluruh negara di dunia. Sebab menurut dia, Kerajaan Agung Sejagat adalah kekaisaran yang memayungi seluruh negara-negara di dunia.

Kami punya kelengkapan kerajaan di Eropa. United Nation adalah parlemen dunia. International Court of Justice dan Defence Council. Pentagon itu dewan keamanan kerjaan kami, bukan punya Amerika Serikat,” ujar Totok meyakinkan.

Saat ditanya apakah tujuan Kerajaan Agung Sejagat? “Kami ada untuk mempersiapkan kedatangan Sri Maharatu Jawa kembali ke tanah Jawa,” tegas Totok.

Saat melakukan kirab (ist.)

Lantas siapa sebenarnya raja agung yang luar biasa itu? Melansir dari Solopos.com (Sabtu, 12/3/2016) Totok Santoso Hadiningrat dulu pernah mengklaim sebagai Ketua Dewan Wali Amanat Panitia Pembangunan Dunia untuk Wilayah Nusantara, yang pernah membuat heboh Yogyakarta, karena menjanjikan uang ratusan Dolar AS tiap bulan melalui organisasi bernama Jogjakarta Development Committe (JOGJA-DEC). Saat itu Totok mengatakan, ada uang untuk kemanusiaan yang tak ternilai dalam bentuk USD. Sedangkan JOGJA-DEC adalah organisasi kemasyarakatan dan kemanusiaan yang menjanjikan mendatangkan Dolar Amerika Serikat ke Indonesia untuk membiayai kegiatannya dan memberi kesejahteraan bagi bangsa Indonesia. Walau ujung dari semua cerita itu hanyalah sebuah cerita.

Kembali pada ‘istana’ Totok yang kini dibangun di Purworejo, sejauh ini belum ada laporan resmi dari pemerintah setempat terkait apa dan bagaimananya.

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top