Munajat

Dapat Ijazah Munajat Jelang Operasi

Padasuka.id – Bogor. Kitab Munajat Kumpulan Wirid dan Doa-doa Al-Qur’an, sejak awal diluncurkan sampai hari telah banyak memberikan manfaat bagi para pengamalnya. Kitab susunan KHR Syarif Rahmat RA, SQ, MA, ini walau sejatinya sebagai amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memetik mutiara-mutiara kalam-Nya, tetapi “dampak positif” yang bersifat syifa’ dan rahmat –secara lahiriyah– turut pula menyertai.

Terkait Kitab Munajat, berikut ini ada kesan mendalam yang disampaikan oleh salah seorang pengamalnya melalui keterangan tertulis yang dikirim ke redaksi Padasuka.id. Setelah sebelumnya mendapat keberkahan kalam Tuhan itu atas sakit yang dideritanya, belakangan dia pun diijazahi secara langsung oleh penyusunnya, menjelang akan dioperasi. Dia adalah Nabilatul Arsyiah putri KH Jalaludin Nasich, pengasuh Pondok Pesantren Hidayatun Nasihin, Jl Abdul Fatah, Kampung Kondang, RT 04, RW 03, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Saat Kiai Syarif mengijazah Kitab Munajat

Seminggu sebelum operasi, saat itu kesadaranku mulai menurun, sehingga aku lupa dengan sekelilingku. Ayah bilang, yang kuingat hanya Allah dan ayah, pada saat itu. Lalu di hari ke-3, guruku Abi KH Syarif Rahmat datang menjenguk; memberikan ijazah Kitab Munajatnya dan mendoakanku. Masya Allaah berderai air mataku saat itu dan ingatanku mulai pulih,” terang Nabila dalam keterangan tertulisnya.

Seiring berjalannya waktu operasipun dilakukan dan berjalan dengan lancar. Kini aku tinggal ikhtiar dan berdoa terus agar sehat normal kembali. Terimakasih kekuatan doa yang dahsyat dari semuanya, tetaplah saling mendoakan yang terbaik,” pungkasnya.

Ajengan Jalal bersama Kiai Syarif

Sementara itu, sang ayah, Ajengan Jalal, sapaan akrabnya, pun juga berharap dukungan doa dan semangat atas kesembuhan sang putri.

Sebagai infornasi tambahan, Ajengan Jalal adalah pengamal dan penggiat Majelis Munajat. Selaian diamalkan di pesantren bersama para santri asuhannya, Kitab Munajat juga diamalkan di luar pesantren bersama masyarakat umum. (AF)

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top