Kabar

Merespon Virus Corona PBNU Instruksikan Baca Shalawat Thibbil Qulub

Padasuka.id – Jakarta. Sampai saat ini wabah virus corona masih menjadi persoalan serius terkait dengan kesehatan dan nyawa ummat manusia. Virus mematikan itu, kini menjadi perhatian dunia. Namun demikian sampai saat ini pula cara penyembuhannya belum ditemukan secara pasti. Seperti dirilis kominfo.go.id (28/1/2020), ahli vaksin dari OMNI Hospitals Pulomas, dr Dirga Sakti Rambe, SpPD mengatakan, hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang teruji bisa menghalau virus. Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan dr Wiendra Waworuntu menegaskan, belum ada vaksin maupun obat untuk virus corona strain baru ini.

Surat Instruksi PBNU

Meskipun dari sisi medis masih belum ditemukan vaksin ataupun obat untuk penghalau serta penyembuhan virus corona, namun jika melihat dari sisi agama tentu tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan Sang Maha Penentu segala kesembuhan. Bermohon kepada-Nya dengan bertawassul atas Nabi-Nya dapat ditempuh untuk kebaikan bersama.

Berkaitan dengan virus corona dan cara pandang dari sisi agama, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginstruksikan semua pengurus wilayah, cabang, lembaga, badan otonom, dan pesantren di seluruh Indonesia yang berada di bawah naungan NU untuk bersama-sama membacakan “Shalawat Thibbil Qulub.”

Seperti yang tertera dalam surat instruksi tersebut, pembacaan shalawat yang dimaksud sebagai respon atas mewabahnya virus corona di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) –umum disebut Negara Cina– pada dua bulan terakhir ini, serta negara yang lain.

“PBNU menyampaikan prihatin atas adanya musibah merebaknya wabah virus Corona yang melanda saudara-saudara kita di RRT dan beberapa negara lainnya. Berkaitan dengan bencana tersebut, PBNU menginstruksikan kepada seluruh pengurus wilayah, cabang, lembaga, banom, dan pesantren di semua tingkatan agar membacakan Shalawat Thibbil Qulub,” demikian antara lain isi surat instruksi PBNU tertanggal 16 Jumadil Akhir atau 10 Februari 2020.

Surat bernomor 3905/C/.I.34/02/2020 itu ditandatangani oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jendral PBNU H Helmy Faisal Zaini.

PBNU juga berharap wabah virus corona segera dapat diatasi, terkhsus bagi bangsa Indonesia semoga tidak terdampak wabah virus yang mematikan itu.

Berikut ini redasi Shalawat Thibbil Qulub yang dimaksud:

: اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

Artinya:
“Ya Allah curahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya, sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya, dan semoga shalawat salam tercurahkan kepada keluarga serta para shahabatnya.”

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top