Munajat

Lagi…! PADASUKA Bekasi Buka Majelis Munajat Baru

Padasuka.id.- PADASUKA Bekasi yang dimotori  Ustadz Abdul Wahab, Ustadz Sisworo, dan Ustadz Habib Falaqi kembali membuka Manjelis Munajat baru. Tepatnya pada  Jum’at malam Sabtu, 28 Februari 2020 M/ 05 Rajab 1441 H lalu di Kediaman Bapak Jaelani (Ketua RW) Perumnas 1, Jl. Wijaya Baru Raya Blok 22 No 1 RT 07 RW 04 Kelurahan Jaka Sampurna Bekasi Barat Kota Bekasi.

“Berawal dari ceramah Abi Syarif pada  22 Februari 2019, dilanjutkan silaturahmi oleh teman-teman PADASUKA Bekasi, akhirnya tercetus niat mulia untuk membuka Majelis Munajat. Dan Pada Hari Jum’at Malam Sabtu, 28 Februari 2020 M/ 05 Rajab 1441 H, di kediaman Bapak Jaelani,” ungkap Habib Falaqi.

Suasana Pembukaan Majlelis Munajat di Jl. Wijaya Baru Raya Blok 22 No 1 RT 07 RW 04 Kelurahan Jaka Sampurna Bekasi Barat Kota Bekasi.

Lebih lanjut Habib Falaqi mengatakan bahwa rangkaian acara pembukaan Majelis baru tersebut diawali dengan  pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, Rawi, Tawasul, Yasin, dan ditutup dengan Dzikir dan Do’a Munajat Oleh Ustadz-Ustadz Majelis Munajat PADASUKA Bekasi,  serta sambutan tuan rumah dan tokoh masyarakat setempat.

“Hal ini kami lakukan semata-mata mengharap Ridha Allah SWT, serta memohon izin dan doa terlebih dahulu kepada Abi Syarif Rahmat, lalu beliau mengizinkan dan mendoakan dari Makkah Al-Mukarrohmah, karena beliau saat itu sedang membimbing umroh bersama jama’ah lain,” papar Habib Falaqi

Habib Falaqi berharap Majelis Munajat tersebut bisa membawa maslahat untuk masyarakat sekitar, serta para pengurusnya agar Istiqomah.

Pengembangan Majelis Munajat yang dilakukan PADASUKA Bekasi  dilandasi  oleh misi besar PADASUKA yang diketuai  Abi KHR. Syarif Rahmat, RA, SQ, MA agar  memasyarakatkan munajat, dan memunajatkan masyarakat.

Suasana Pembukaan Majelis Munajat di Jl. Wijaya Baru Raya Blok 22 No 1 RT 07 RW 04 Kelurahan Jaka Sampurna Bekasi Barat Kota Bekasi.

“Sebagaimana kita maklum bahwa Kitab Munajat merupakan kitab yang disusun oleh Abi Syarif Rahmat yang berisi untaian mutiara Al-Qur’an sebagai sumber utama dan pedoman umat Islam, yang berisi dzikir atau aurad pilihan yang dinukil dari riwayat yang mu’tabar, serta dirangkai  pula dengan do’a-do’a para Nabi sebagai manusia pilihan yang termaktub pula dalam Al-Qur’an. Sehingga memasyarakatkan munajat dan memunajatkan masyarakat merupakan dakwah yang sangat mulia yang tidak perlu lagi diragukan. Setidaknya hal ini yang ditangkap secara tersirat oleh teman-teman,” pungkas Habib Falaqi.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top