Wawasan

Al-QUR’AN OBATNYA

Ilustrasi/Ist.

Oleh : Syarif Rahmat RA

Al Qur’an adalah obat sebagaimana difirmankan Allah:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا. (الاسراء:٨٢)

Artinya: “Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (Al Isra:82)

Di antara “Obat” serbaguna dan paling ampuh adalah Surat Al Fatihah sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW:

قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَاتِحَةُ الْكِتَابِ شِفَاءٌ مِنْ كُل دَاءٍ. (رواه البيهقي)

Artinya: “Surat Al Fatihah itu obat bagi segala macam virus” (HR Al Baihaqi)

Pada lafazh lain: “Syifa’un min kulli Saqamin” (Menyembuhkan segala sakit badan) dan “Syifa’un min kulli Sammin” (Obat dari segala macam racun).

Abu Sa’id mengobati orang yang disengat binatang kalajengking dengan Surat Al Fatihah (HR Al Bukhari dan Muslim).

Al Qur’an menyebutkan do’a Nabi Ayyub AS ketika sakitnya:

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ. (الانبياء:٨٣)

Artinya: “dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang” (Al Anbiya:83)

Bagaimanakah hasilnya?

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ. (الانبياء:٨٤)

Artinya: “Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah” (Al Anbiya:84)

Apakah masih kurang jelas sehingga kalian harus “Meracik” obat obat lain? Ataukah kalian akan mengkonsumsi “Obat” buatan manusia dan mengabaikan obat original kiriman Sang Pencipta? Hasbunallah
Syarif Rahmat RA

(Pondok Cabe, Senin 16 Maret 2020, Jam 11.31 WIB)

Penulis, KHR Syarif Rahmat RA, SQ, MA, adalah Pengasuh Ponpes Ummul Qura Tangerang Selatan dan Ketua Umum Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (PADASUKA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top