Kabar

Dampak Corona; Mu’adzin di Saudi Gemetar Saat Lafalkan Ini

Padasuka.id – Arab Saudi. Seperti telah diberitakan di berbagai media massa, termasuk oleh media setempat, ArabNews, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengambil langkah penangguhan shalat berjamaah di seluruh masjid di wilayah Arab Saudi, kecuali di Masjidil Haram Mekkah dan di Masjid Nabawi Madinah, demi mencegah penularan virus corona (Covid-19). Pengumuman tersebut dikeluarkan oleh pihak kerajaan pada Selasa, 17 Maret 2020 yang lalu. Konsekwensi dari langkah ini, pihak Saudi kemudian menghimbau penduduknya untuk melaksanakan shalat di rumah masing-masing. Tidak hanya itu, Saudi juga melarang pelaksanaan shalat Jum’at.

Tangkapan layar dari akun @SaudiNews50

Pintu-pintu masjid akan ditutup untuk sementara waktu tetapi mereka akan diijinkan untuk mengumandangkan adzan,” demikian pernyataan otoritas Saudi, seperti dirilis Arab News (17/3).

Berkenaan dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi tersebut, Rabu (18/3/2020) seorang warga Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di sana membagikan dua video yang berisi rekaman gambar masjid yang sepi dari jamaah saat adzan berkumandang. Kiriman video itu disertai pula dengan rasa keprihatinannya atas kondisi yang tidak lazim tersebut. Ia juga membagikan tangkapan layar dari akun @SaudiNews50 yang berisi himbauan pemerintah setempat untuk tidak melaksanakan shalat berjamaah di masjid guna mencegah virus corona.

Dua gambar video itu adalah sebagai bukti bahwa di Arab Saudi, saat ini, untuk shalat berjamaah di masjid pun ditiadakan. Sungguh suatu kondisi yang sepertinya melebihi dari suasana perang.

Kemudian, dari dua video itu, ada kalimat yang tidak biasa pula disampaikan setelah kalimat adzan usai dikumandangkan. Yakni, masih serangkai dengan kumandang adzan, setelah kalimat “Laa Ilaaha lllallaah,” terdapat tambahan kalimat himbauan, “Shalluu fii buyuutikum” (Shalatlah di rumah-rumah kalian) yang diulang dua kali dengan irama serupa adzan.

Tangkapan layar WA pengiriman video dari pelajar asal Indonesia di Saudi yang berisi rekaman suara adzan di dua masjid yang berbeda.

Pada satu video, kalimat “Shalluu fii buyuutikum” terdengar jelas dan berirama. Sedangkan dalam video satunya lagi, tidak begitu jelas. Sebab, sang muadzin, sepertinya tidak dapat menahan emosi. Mulai dari akhir rangkaian kalimat adzan suaranya sudah gemetar sambil sesenggukan; menangis. Maka, ketika akan menyampaikan kalimat himbauan agar warga tetap shalat di rumah masing-masing ia tidak dapat menahan gejolak hatinya. Walau tidak begitu jelas, kalimat “Shalluu fii buyuutikum” tetap ia sampaikan dengan suara gemetar.

Apa yang dirasakan oleh satu dari dua muadzin dalam video itu, kiranya dapat difahami. Sebab, ia mengumandangkan adzan biasanya tidak hanya untuk memberi tahu waktu shalat wajib, melainkan juga sebagai undangan bagi ummat Islam untuk berbondong-bondong datang ke masjid guna melaksanakan shalat berjamaah. Namun, akibat dampak virus corona yang disertai pula dengan kebijakan pemerintah setempat –sebagai langkah pencegahan penularan– saat ini, untuk shalat berjamaah di masjid pun tidak diperbolehkan. (AF)

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top