Kabar

Duh Bahaya! Balon Udara Raksasa Jatuh di Area SPBU Kalijambe

Padasuka.id – Sragen. Melalui WhatsAapp Group seorang bernama Mohammad Wiyanto mengirimkan video balon udara berukuran ‘raksasa’ terjatuh dan ‘nyangsang’ di atas kabel telepon di areal Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pada bagian lain, dalam video itu terekam tulisan “SPBU Kalijambe,” serta tampak pula sejumlah orang sedang berupaya menurunkannya.

“Petang ini (5 Juni 2020) di SPBU Kalijambe.
APAKAH YANG MENERBANGKAN MEMBAYANGKAN EFEK BAHAYANYA?,” tulisnya pada WAG tersebut dengan menyertai kiriman video yang dimaksud, Jumat (5/6/2020) pukul 19.29 WIB.

Tampak seorang petugas SPBU menyemprotkan cairan dari alat pemadam kebakaran

Ketika anggota WAG yang lain bertanya detail posisinya, ia mengatakan bahwa lokasi SPBU itu hanya berjarak sekitar 500 meter dari kediamannya, Ponpes Daarul Muthoalaah, Kaliyoso, Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah.

Terpisah, di malam yang sama, ternyata video yang merekam balon udara jatuh di area SPBU Kalijambe itu viral di lini masa media sosial.

Video berdurasi sekitar 24 detik tersebut antara lain dibagikan oleh pemilik akun Facebook Eko Duwie, sekitar pukul 19.24 WIB. Dalam unggahannya, Eko menuliskan narasi:

Mohon ijin loloskan mind ini pom kalijambe ketiban balon udara nyasar….untung masih bisa dipadamkan…hobi yo hobi adat yo adat tapi jika menimbulkan kerugian orang lain mbokya dihentikan… jal neg ngeneki pripun?

Berikutnya, video unggahan Eko itu juga diunggah oleh pemilik akun Instagram @pekalonganinfo.

Yang sedang viral lurrr.. Sebuah balon udara jatuh di area SPBU Kalijambe di jalan raya Solo-Purwodadi, Desa Jetis Karangpung, Kecamatan Kalijambe, Sragen. Balon tersangkut di kabel telepon depan SPBU. Via Eko Duwie,” tulis @pekalonganinfo memberi keterangan.

Melansir dari Kompas.com (Sabtu, 6/6) yang mengkomfirnasi peristiwa itu kepada Kapolsek Kalijambe Iptu Aji Wiyono, dijelaskan bahwa memang benar di wilayah hukumnya sempat ada balon udara yang menyangkut di atas kabel telepon, tepatnya di area SPBU Kalijambe, Jalan Raya Solo-Purwodadi, Desa Jetis Karangpung, Kecamatan Kalijambe, Sragen.

“Iya benar, balon itu jatuh di atas kabel telepon depan SPBU Kalijambe. Kejadiannya jam 18.00 WIB,” kata Aji Wiyono kepada Kompas.com, Sabtu (6/6/2020).

Diungkapkan pula, peristiwa itu bermula saat karyawan SPBU yang tengah melayani konsumen melihat ada balon udara yang tersangkut di kabel telepon. Kemudian, mengetahui kondisi tersebut, karyawan SPBU lalu menyemprotkan alat pemadam sebagai antisipasi jika terjadi korsleting.

Tapi, tidak terjadi korsleting. Itu hanya sebagai antisipasi saja agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Aji.

Tak berselang lama, anggota kepolisian dan dari koramil setempat langsung mendatangi tempat kejadian guna melakukan proses evakuasi.

Aji mengatakan, balon udara berukuran diameter 1,5 meter dan panjang 6 meter, berwarna putih serta bertuliskan “Balon Cah Solo”.

Tampak balon udara masih menyangkut di area SPBU. (Foto-foto: Tangkapan layar dari video kiriman Moh Wiyanto)

Terbuat dari plastik dan bambu. Kemudian balon udara diamankan di Mapolsek Kalijambe,” papar Aji.

Lebih lanjut, Aji memastikan bahwa akibat kejadian ini tidak ada korban jiwa atau kerugian material apa pun. Namun demikian, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak usah menerbangkan balon udara karena akibatnya dapat sangat fatal.

Untuk masyarakat, tidak usah menerbangkan balon udara. Karena selain membahayakan, juga bisa berakibat pidana,” pesan Aji.

Dari pantauan Padasuka.id, pembuatan dan penerbangan balon udara berukuran besar itu sepertinya menjadi tradisi tahunan di sebagian daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Terutama saat hari raya Idul Fitri. Terkadang pula, saat peluncurannya disertai dengan rentetan petasan bereneka ukuran. Hal ini antara lain bisa dilacak dalam beberapa kanal Youtube yang menanyangkan video-vodeo penerbangan balon udara rakitan berukuran raksasa tersebut.

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top