Kabar

Terkait ‘Kisruh’ Keraton Kasepuhan, Ratu Alexandra Angkat Bicara

Padasuka.id – Cirebon. Seperti telah diberitakan sebelumnya, beredar video tentang penyegelan Keraton Kasepuhan, Cirebon, Jawa Barat. Pelaku penyegelan yang diketahui bernama Raden Rahardjo Djali tersebut mengaku sebagai cucu dari istri kedua Sultan Sepuh XI Jamaludin Aluda Tajul Arifin, yakni Nyi Mas Rukjah.

Hari ini, Sabtu 26 Juni 2020, kami Keturunan Asli Sultan Sepuh XI Jamaludin Aluda Tajul Arifin dengan ini menyatakan mengambil alih Keraton Kasepuhan dari tangan Saudara Arief (Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat, Red). Demikian pernyataan kami buat untuk disebarluaskan ke Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat dan Masyarakat Kota Cirebon,” demikian isi dari video yang beredar sejak Minggu (28/6/2020) lalu.

Atas petistiwa itu, Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK) Cirebon Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat angkat bicara. Ia berharap, konflik di internal keluarga keraton dapat segera diselesaikan sepulangnya Sultan Sepuh XIX PRA Arief Natadiningrat, SE ke Cirebon.

Mengutip dari situs media lokal Radar Cirebon, Rabu (1/7/2020) menegaskan, sampai saat ini kendali atas pengelolaan Keraton Kasepuhan masih berada di tangan Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. Meskipun saat ini, lanjut  Alexandra, Sultan Arief masih sedang menajalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Bandung, Bandung.

Tampak wisatawan di Keraton Kasepuhan Cirebon (Foto: Istimewa)

Kita sendiri di BPKK Cirebon, sampai saat ini masih berada di bawah kendali dan arahan dari Sultan Sepuh XIV. Jadi permasalahan yang terjadi tidak mengganggu aktivitas di keraton,” ungkap Alexandra.

Ditanya mengenai langkah apa yang akan dilakukan pihak kesultanan terkait permasalahan tersebut Alexandra enggan memberikan keterangan.

Nanti dari Pak Sultan Sepuh XIV langsung yang akan memberikan tanggapan,” ungkapnya.

Editor : M.A.R & Anuro

1 Comment

1 Comment

  1. Avatar

    Amir maulana

    6 Juli 2020 at 7:21 pm

    Semoga dapat terselesaikan dengan baik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top