Kabar

Duh Hoax-nya, Jenderal Tiongkok Kok Dibilang Ayah Jokowi

Padasuka.id – Jakarta. Fitnah terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai keturunan China dan penganut komunis sampai saat ini masih terus dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Padahal, salah satu tokoh penghembusnya, yakni La Nyalla Mahmud Mattaliti telah meminta maaf dan menyatakan menyesal atas prilakunya itu, saat ia bertemu Jokowi di Jawa Timur pada Oktober 2018 yang lalu. Sebagai oposan, La Nyalla  mengakui pada pemilihan presiden (Pilpres) 2014 dirinya turut menyebarkan isu bahwa Jokowi adalah keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

La Nyalla saat menyampaikan permintaan maaf karena pernah memfitnah Jokowi keturunan anggota PKI (Foto: Tangkapan layar dari berita terkait di Metro TV)

“Saya minta maaf karena pernah ikut menyebarkan informasi-informasi negatif, termasuk isu-isu Jokowi keturunan dan pendukung PKI saat Pilpres yang lalu,” aku La Nyalla seperti diberitakan Antara Minggu (28/10/2018).

Atas permintaan maaf dari La Nyalla, saat itu Jokowi menyambut baik serta mengatakan sudah melupakannya.

Sebagaimana telah diketahui, isu Jokowi keturunan anggota PKI mulai tersebar sejak tabloid Obor Rakyat, menggulirkan tulisan mengenai riwayat calon presiden Joko Widodo pada Mei 2014 (dua bulan sebelum Pilpres 2014 berlangsung). Dalam sebuah artikelnya, Obor Rakyat menyebutkan bahwa Jokowi sejatinya bukan putra dari Widjiatno Notomihardjo melainkan putra salah seorang tokoh PKI bernama Oey Hong Leong. Mantan Walikota Solo itu jjuga disebut-sebut memiliki nama baptis: Hubertus Handoko. Namun, semua itu tidak terbukti alias hanya fitnah belaka untuk merontokkan kredibilitas Jokowi yang saat itu masih sebagai calon presiden.

Isu PKI yang dikait-kaitkan kepada Jokowi tidak berhenti sampai di situ saja. Seolah bola liar, isu tersebut selalu menggelinding dari waktu ke waktu. Bahkan, baru-baru ini sebuah akun media sosial Facebook mengunggah foto seorang tentara berwajah China yang disebut-sebut sebagai ayah Presiden Jokowi.

Melansir dari Turnbackhoax, akun facebook bernama Ko Hong Guan mengunggah sebuah foto dengan narasi yang mengklaim bahwa orang dalam foto tersebut merupakan sosok Widjiatno, ayah dari Presiden Jokowi. Dalam unggahan foto itu juga terdapat keterangan: “Underbow Pki 1965”.

“Akhirnya Bocor juga

A.1

Bpk-nya Jokowi yg asli.

Mirip Banget..!!!

Klw Cebong Ngebantah, Gua Gampar muka jelek-nya satu-satu.!!!”

Demikian narasi dalam akun tersebut memberikan keterangan foto yang diunggahnya.

Foto dan narasi unggahan akun Facebook Ko Hong Guan. (Tangkapan layar oleh situs Turnbackhoax)

Lantas benarkan narasi di atas? Tentu saja tidak! Sebab berdasarkan penelusuran, lelaki dalam foto tersebut bukanlah Wdjiatno, ayah Presiden Jokowi. Merujuk pada situs collection.lib.uwm.edu, lelaki dalam tersebut adalah Jendral Wang Zhen seoramg tokoh politik Tiongkok dan salah satu dari Delapan Tetua Partai Komunis Tiongkok.

Diungkapkan, Wang Zhen lahir di Kabupaten Liuyang, Hunan, Tiongkok, 11 April 1908 – meninggal di Guangzhou, 12 Maret 1993 pada umur 84 tahun. Ia adalah orang dekat Presiden Tiongkok berkuasa Li Xiannian pada masa jabatan tahun 1982 hingga 1985.

Dalam kata lain pernyataan yang dibuat oleh Facebook Ko Hong Guan adah kabar bohong alias hoax. Jika Wang Zhen wafat 1993, melansir dari Detik.com, Widjiatno Notomiharjo yang merupakan ayah Presiden Jokowi wafat pada tahun 2000. Serta, tidak ditemukan catatan bahwa Widjiatno pernah bergabung di militer atau terlibat dalam Partai Komunis Indonesia. Latar belakang Widjiatno adalah seorang pengusaha kayu.

Kecuali hal tersebut di atas, dalam unggahan di akun Facebook Ko Hong Guan juga terdapat manipulasi foto dengan menambahkan logo palu arit di kerah baju Wang Zhen. Sebab, dalam foto yang diunggah oleh collection.lib.uwm.edu pada kerah baju yang dikenakan Wang Zhen tidak ada logo palu aritnya.

Berikut ini foto tangkapan layar dari collection.lib.uwm.edu yang menerangkan tentang Jenderal Wang Zhen.

Editor : M.A.R & Anuro

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top